10 Best Films of 2013 (So Far)

Upstream Color

Kalau diibaratkan masa kontrak kerja setahun, maka ini sudah menjadi titik tengah dinilai bermutu tidaknya seorang pegawai apalagi yang bertolak ukur pada sistem target. Jika ini LDR, maka enam bulan adalah awal keluh-kesah yang sangat menjengkelkan dalam memendam rasa kangen yang nyaris meledak. Jika ini kartu kredit, maka telat bayar enam bulan itu….ya siapa suruh sok ngajuin kartu kredit.*

Oke oke stop ngelantur. Enam bulan dalam hitungan setahun adalah paruh awal dari pengalaman menyimak film-film yang ditonton sejauh ini. Seperti tiap tahunnya, AwyaNgobrol kembali merangkum film-film yang menjadi pilihan di paruh pertama 2013 ini. Berikut daftar sepuluh film yang –melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya—beberapa di antaranya mungkin akan hadir kembali di daftar pilihan akhir tahun. Ini dia. 

*mohon perhatian penulis pos ini tidak pernah kerja dengan kontrak bertarget, LDR, apalagi nunggak kartu kredit. apa yang kalian baca hanya fiktif belaka. demikian.

Top 10 films so far:

#10

Stoker

“STOKER”

Directed by Park Chan-wook

Memang, jika sudah melihat film-filmnya terdahulu, film ini terlihat biasa saja dari filmografi  Chan-wook. But it’s fun! Mia Wasikowska terlihat seperti AC. Dingin namun menusuk, membuat lapisan ozon mengurai dan membunuh manusia oleh teriknya matahari. (Maaf, ini benar-benar perumpamaan yang aneh).

#9

Django Unchained

“DJANGO UNCHAINED”

 Directed by Quentin Tarantino

Sangat Tarantino. His best? No. But it’s that entertaining.

#8

Lincoln

“LINCOLN”

Directed by Steven Spielber

Film yang tidak disangka akan dihadirkan seorang Spielberg. His best since….err… ‘War Horse’? Yes, I liked ‘War Horse’, haters.

#7

Behind the Candelabra

“BEHIND THE CANDELABRA”

Directed by Steven Soderbergh

Kabarnya ini adalah film terakhir Soderbergh sebelum memutuskan untuk pensiun. Behind the Candelabra adalah penutup yang pas untuk merangkum oeuvre salah satu sutradara favorit saya ini. 

#6

Zero Dark Thirty

“ZERO DARK THIRTY”

Directed by Katryn Bigelow

“I’m the motherfucker who found this place!” 

#5

The Paperboy“THE PAPERBOY”

Directed by Lee Daniels

Kadang film seperti ini muncul tanpa disengaja atau sebenarnya menunjukkan sisi sebenarnya dari seorang sutradara. Entah Lee Daniels ingin menciptakannya seperti ini atau sebenarnya inilah kemampuan yang dia miliki. The Paperboy itu berantakan, aneh, dan terlihat ‘murah’. Namun, ini adalah bentuk yang kita sebut sebagai trash opus, menarik dan jarang ditemukan. Begitu amburadul.  Membuat ternganga atau kadang menyumpah. Can we have Nicole Kidman and Macy Gray in a movie again, please?

#4

Upstream Color

“UPSTREAM COLOR”

Directed by Shane Carruth

Karya Carruth terdahulu, “Primer”, sungguh membuat saya terasa dirundung kebingungan. Upstream Color hadir dengan aspek fiksi ilmiah lagi namun ada perantara kisah cinta dan gambar-gambar menawan. Sound design film ini yang terbaik sejauh ini.

#3

Tabu

“TABU”

Directed by Miguel Gomes

Sebuah surat cinta untuk sinema klasik, F.W Murnau, dan Phil Spector pula. Namun, yang begitu menggugah adalah kisah cinta dalam balutan hitam putih yang bisu.

#2

The Master

“THE MASTER”

Directed by Paul Thomas Anderson

Lima tahun kemudian, Paul Thomas Anderson hadir dengan proyek ambisius lagi. Magnum opus kembali. Dua seni peran luar biasa yang tidak akan mampu dipisahkan satu sama lain.

#1

Anna Karenina

“ANNA KARENINA”

 Directed by Joe Wright

Hahaha style over substance hahaha. Merunut dari bagaimana model frase tersebut mengacu, Anna Karenina kasarnya masuk ke dalam frase ini. Namun, argh, 900 halaman novel dirangkum dalam koreografi tari yang mengagumkan, tata artistik yang tidak terkalahkan, cinematic gag yang membunglonkan Wright sebagai Luhrmann, kereta api itu, pacuan kuda penuh drama, teater berganti, iringan musik, apa itu substansi jika langgam bisa semenawan ini? In my humble opinion, this is Wright’s first masterpiece.

Recap:

  1. Anna Karenina
  2. The Master
  3. Tabu
  4. Upstream Color
  5. The Paperboy
  6. Zero Dark Thirty
  7. Behind the Candelabra
  8. Lincoln
  9. Django Unchained
  10. Stoker

***

Advertisements

9 thoughts on “10 Best Films of 2013 (So Far)

  1. Sukaa, Stoker, ZDT,Lincoln, Django keren ,,,Upstream Colour and Anna Karenina kayaknya harus nonton ulang neh

  2. ‘Anna Karenina’? Really? I’m a fan of Joe Wright and you just insult ‘Pride and Prejudice’ and ‘Atonement’ by putting ‘Anna Karenina’ as Wright’s masterpiece.

    ‘Anna Karenina’? Really?

  3. Hih. I’m not fond of Atonement sih. I love Pride and Prejudice but Anna Karenina is a master class of technical achievements. A beauty of visuals. *apeu*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s