Best of 2012: Actor

atmen-4

Untuk musim Oscar angkatan 2012, Daniel Day Lewis akhirnya kembali menjadi yang terbaik di kategori ini dan memegang rekor sebagai satu-satunya aktor yang memenangkan Oscar untuk ketiga kalinya di kategori Best Actor. Tapi untuk edisi saya, Day Lewis terpaksa harus masuk daftar tunggu di tahun depan. Tahun ini pilihan nomine saya ada enam—selaras dengan kategori pendukung terbaik—dengan kondisi peran yang beragam. Ada yang lincah sepanjang film berganti peran, ada yang sepanjang film tampil tenang, begitu menarik menghidupkan karakter. Berikut adalah enam nomine pilihan saya yang salah satunya akan menyusul Jeremy Renner, Tahar Rahim, dan Brad Pitt sebagai pemenang kategori ini. 

The Nominees:

(in alphabetical order)

  • Jack Black, “Bernie”

Bernie

Untuk keberhasilannya memadukan sisi komik ke dalam sosok yang flamboyan ini, terutama komitmennya dalam menghadirkan ironi pada penonton; sama persis dengan warga tersebut, kita iba pada pembunuh ini.

  • Tom Cullen & Chris New, “Weekend”

Weekend

Untuk menjadi dua sosok  yang tidak mampu dipisahkan satu dengan yang lain; jika Cullen adalah organisme, maka New adalah udara; bernapas.

  • Denis Lavant, “Holy Motors”

Holy

Untuk kepiawaiannya menjadi ‘siluman’. Satu kali pandai menari, satu kali mengemis tanpa cacat. Satu kali mengagetkan dengan irama musik, satu kali berlari di antara kuburan.

  • Logan Lerman, “The Perks of Being a Wallflower”

???????????????????????????????

Untuk menjadi sosok yang begitu dekat di hati saya, seperti replika yang sempat ditinggal di masa SMA; mewujudkan karakter dalam buku dengan sempurna.

  • Gary Oldman, “Tinker Tailor Soldier Spy”

ttsp1

Untuk mimik, ekspresi, dan gestur yang mewujudkan kharisma. Untuk sekali lagi mengingatkan, seni peran mumpuni bukanlah melulu perihal terlihat over-the-top.

Recap

  • Jack Black, “Bernie”
  • Tom Cullen & Chris New, “Weekend”
  • Denis Lavant, “Holy Motors”
  • Logan Lerman, “The Perks of Being a Wallflower”
  • Gary Oldman, “Tinker Tailor Soldier Spy”

Honorable Mentions:

msBeberapa penampilan yang menjadi favorit saya  lainnya adalah Anders Danielsen Lie di “Oslo, August 31st  untuk kebimbangan yang ia tampilkan serta highlight kekakuan di meja makan tersebut; Thomas Schubert  dalam “Breathing” untuk sisi transisi, untuk adegan dengan sang ibu tersebut; Tommy Lee Jones dalam “Hope Springs” untuk setiap prinsipnya yang berseberangan dengan sang istri, untuk kegelisahannya didikte sang penasehat; Matthias Schoenaerts dalam “Bullhead” untuk kerapuhannya ketika terlibat dengan cinta di masa kecil dan dalam “Rust & Bone” untuk menjadi sosok yang keras; Jean Dujardin dalam “The Artist” dan Michael Shannon dalam “Take Shelter” yang amat saya sukai ketika menyimaknya setahun lalu, namun sayang tidak begitu kuat untuk masuk ke daftar nomine; kemudian  ada Thure Lindhardt  yang tampil sebagai sosok kekasih yang berusaha melepaskan pacarnya dari obat-obatan dalam “Keep the Lights On”; Jang Dong-gun dalam “Dangerous Liaisons”  sebagai sosok playboy yang akhirnya termakan permainannya sendiri; duo Channing Tatum-Jonah Hill dalam “21 Jump Street”; dan terakhir duo Mark Walhberg-Seth McFarlane dalam “Ted” mewakili sisi komedi dalam daftar ini.

**

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s