Best of 2012: Costume Design (The Nominees!)

Dangerous

Setelah berkutat dengan 21 aktor pendukung beberapa waktu lalu, kini saatnya berkenalan dengan 15 desainer terpilih sepanjang 2012 yang karya mereka dengan gemilang berhasil menegur mata saya, dan, hey, your design is just so good! Ada lima nomine utama dengan sepuluh nama desainer lain yang sempat menjadi pertimbangan saya di final lima terpilih. Inilah mereka! 

The Nominees:

(in alphabetical order)

  • Miggy Cheng, “Dangerous Liaisons”

Dangerous Liaisons

Untuk keahliannya memadukan model cheongsam pada tiap karakter, terutama model garmen yang dibalut pada Zhang Zi-yi, begitu harmonis dengan nada warna yang dihadirkan; kusam, selaras dengan si karakter. Sementara Cheng juga dengan mewah mendandani Jang Dong-gun dalam setelan necis kemeja, warna-warna netral yang mengerubungi ‘permainan’ si karakter.

  • Jacqueline Durran, “Tinker Tailor Soldier Spy”

TTSS

Untuk kepiawaiannya mendandani para pria di film ini meski aspek ekplorasi sekilas terlihat sempit; well, apa lagi yang baru dari setelan pria, selain jas, dasi, dan kemeja? Namun, Durran hadir dengan karya yang begitu menarik dan detail membawa produk garmen di era 70-an. Lihat bagaimana Durran mendandani Benedict Cumberbatch dengan aspek sosok paling fashionable (selaras dengan umur karakter yang dimainkan), setelan macam celana panjang mengilap dipadupadankan pada karakter ini. Pemilihan kacamata untuk Smiley, celana ketat dan sneaker untuk mengambarkan karakter Tom Hardy, hingga detail pada karakter Colin Firth; dasi, jas, ves.

  • Eiko Ishioka, “Mirror Mirror”

Mirror Mirror

Untuk extravaganza garmen nan menawan penuh fantasi; area yang sangat lekat dinikmati mendiang Ishioka. Meskipun tiap senti menunjukkan garmen haute couture (adibusana), Ishioka dengan cermat menyelaraskan dengan tema filmnya; menanggalkan kesan pretensius, adibusana yang jenaka secara bersamaan. Lihat variasi yang dibalutkan pada Julia Roberts, kostum pada permainan catur itu, inspirasi animalistik pada pesta dansa, hingga tidak lupa menampilkan gaun ikonik seorang Snow White di akhir cerita.

  • Kasia Walicka-Maimone, “Moonrise Kingdom”

Moonrise Kingdom

Untuk membaur dengan dunia reka yang menjadi signature seorang Wes Anderson dan dengan menariknya mendandani tiap karakter. Mulai dari padu-padan celana khaki pendek, kemeja cokelat, dan selendang leher pramuka tersebut. Kardigan dengan nada lesu yang dipakai Bill Murray, mantel biru pada Tilda Swinton, hingga setelan hitam-putih pada Bruce Willis; kompak mewarnai negeri antah-berantah tersebut.

  • Ciera Wells, “Damsels in Distress”

D

Untuk ketrampilannya memadukan garmen dengan karakter; menyadarkan bahwa garmen tidak selamanya harus ‘wah’ agar menarik untuk disimak. Lihat bagaimana Wells piawai berkreasi dengan nada film yang sebagian besar didukung oleh ensemble yang pas. Wells dengan detail mendandani Greta Gerwig dengan rok, menunjukkan jiwa feminin yang masih dipegang si karakter, sementara Megalyn Echikunwoke hadir dengan warna-warna yang lebih menyolok dari Gerwig. Wells menyiratkan energi free-spirited pada karakter Analeigh Tipton dengan celana jeans, sneaker, dan baggy sweater yang dipakainya.

Recap:

  • Miggy Cheng, “Dangerous Liaisons”
  • Jacqueline Durran, “Thinker Tailor Soldier Spy”
  • Eiko Ishioka, “Mirror Mirror”
  • Kasia Walicka-Maimone, “Moonrise Kingdom”
  • Ciera Wells, “Damsels in Distress”

Honorable Mentions

Take This WaltzBelum lengkap tanpa menyinggung nama desainer lain yang juga sayang untuk dilupakan. Seperti Lea Carlson yang bermain dengan warna pastel dalam “Take This Waltz”, menekankan semangat vivid yang diberikan oleh kamera; Margot Wilson untuk mendandani Tom Hardy dengan kardigan-nya yang menawan dalam “Lawless”; Jany Temime yang memilih tiap setelan mewah bagi agen rahasia tersebut dalam “Skyfall”; Anaïs Romand untuk “Holy Motors” yang dengan menariknya memberikan tiap segmen ruang untuk diingat, terutama gaun yang dipakai Eva Mendez tersebut; dan Steven Noble untuk transisi Heathcliff dari kecil hingga dewasa dalam “Wuthering Heights”.

Additional Costume Designers Worth Mentioning

Snow WhiteColleen Atwood yang sudah meraih Oscar dua kali, hadir lewat “Snow White and the Huntsman”, memberikan kontras yang menarik dengan rivalnya di “Mirror Mirror”; Jacqueline West dengan detail tahun 70-annya lewat “Argo”; Mark Bridges yang membawa nostalgia era film bisu dalam “The Artist”; Ruth Myers yang terhalang setting cerita untuk bereksplorasi, namun tetap hadir menawarkan pilihan pas untuk mendandani Rachel Weisz dalam “The Deep Blue Sea”; terakhir, saya menyukai pemilihan David C. Robinson dalam “The Perks of Being a Wallflower” untuk membawa nostalgia masa SMA pada sosok tiga remaja tersebut.

Advertisements

One thought on “Best of 2012: Costume Design (The Nominees!)

  1. Thank you Awya, for liking my work… I am deeply honoured.

    It means a lot to me! 🙂

    Miggy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s