Menjelang Cannes, Mari Simak Artikel Ini: In Contention’s Top 10 Cannes Film Festival Losers

Dengan diputarnya besok karya terbaru dari Wes Anderson, Moonrise Kingdom, maka dibunyikanlah gong tanda festival film paling populer di bumi tersebut dimulai. Jika memang kali ini banyak menjadi sorotan karena kalangan muda juga akan kecipratan untuk tertarik membahasnya dengan masuknya Robert Pattinson dan Kristen Stewart di festival ini dengan kehadirannya di red carpet akan begitu ditunggu, setidaknya para kritikus dan sineas film dunia bisa meraih hiburan sejenak. Sedangkan di lain hal, bursa judi yang terjadi untuk menebak siapa yang akan meraih Palem Emas kali ini semakin sengit—untuk sementara konsesus menempatkan Like Someone in Love-nya Abbas Kiarostami sebagai kandidat kuat. 

Hari ini, ketika mengunjungi blog favorit saya, In Contention, saya menemukan artikel menarik dari Guy Lodge yang mengurutkan sepuluh pecundang sepanjang berlangsungnya Festival Film Cannes dengan hasil daftar yang menarik untuk dilihat. Mulai dari L.A. Confidential, Notorious-nya Hitchcock, The Passenger-nya Michelangelo Antonioni dengan peringkat pertamanya begitu mengejutkan saya, karena tidak pernah menyangka bahwa film tersebut tidak pernah meraih satupun penghargaan di Cannes di tahun Pulp Fiction menang itu.

Dalam daftar tersebut, Dogville masuk juga dengan Guy Lodge merangkum kekecewaan saya dalam uraiannya, “.. But passing over Nicole Kidman’s startling performance in favor of Marie-Josee Croze’s minor supporting turn in “Invasions” was perhaps taking the lesson a little far.”

Sementara itu di peringkat pertama, Lodge menempatkan salah satu film favorit saya sepanjang masa, Three Colors: Red. Di tahun ketika Cannes tak memberi apapun bagi Kieslowski, uniknya ini merupakan tahun ketika Oscar menominasikan sineas semacam Kieslowski. Penjelasan dari Lodge untuk Red begitu menarik hingga menggali fakta yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Tiga kalimat terakhirnya membuat saya sedih bukan kepalang, “…Was trilogy fatigue a factor? Did the jury simply assume his day would come? Whatever the case, it’s a regrettable oversight.” Ya, jika mungkin komentar dari Lodge itu muncul pada pikiran juri kala itu, bisa jadi. Kieslowski pasti akan bersaing di Cannes tahun-tahun berikutnya. Namun, seperti dengan magisnya Kieslowski menutup There Colors Trilogy lewat Red, seperti itulah mungkin harus diselesaikan. Tidak memenangi Cannes saya rasa tidak apa-apa, namun hal yang paling menyedihkan yang saya rasakan ketika membaca komentar dari Lodge tersebut adalah kesadaran yang diberikan; Kieslowski tidak pernah kembali ke Cannes lagi. Red adalah film terakhirnya.  Ia meninggalkan penggemarnya selama-lamanya.

Berikut daftar lengkap dari Guy Lodge, “Top 10 Cannes Film Festival Losers”:

  1. Three Colors: Red
  2. The Passenger
  3. Notorious
  4. L.A Confidential
  5. The Exterminating Angel
  6. Umberto D.
  7. Moulin Rouge
  8. Dogville
  9. Hiroshima, Mon Amour
  10. Do the Right Thing

(Photo Credit:  RKO Radio Pictures, via In Contention)

Advertisements

3 thoughts on “Menjelang Cannes, Mari Simak Artikel Ini: In Contention’s Top 10 Cannes Film Festival Losers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s