Shuffling and Humming: Awya’s Top Ten Songs of 2011

“Everyday I’m shufflin’…” begitu kata LMFAO sepanjang tahun ini yang mungkin telah berhasil membuat sebagian orang kesal setengah mati (hey, engkau tetangga kost yang selalu memutar lagu ini keras-keras di pagi hari!). Namun ada benarnya juga, saya selalu mendengarkan lagu tiap hari, entah di kost, kantor, atau dalam perjalanan di tengah padatnya lalu lintas, selalu menyetelnya dalam mode shuffle (acak). Seninya sih begini, jadi ketika kita punya ratusan lagu di dalam gadget, biarkan sistem mengacaknya hingga memaksa kita untuk mendengarkan lagu tersebut hingga habis, kadang mengesalkan jika bertemu lagu yang kita benci (yang anehnya tetap tersimpan di gadget pula) namun dalam beberapa kasus, terbalik jadi menemukan lagu yang jarang tersentuh namun ternyata bagus ketika didengar secara utuh. Beberapa pilihan saya tahun ini ada dalam teritori tersebut. Sebelum menuju ke sepuluh besar, mari kita lihat para honorable mention dulu. 

[Honorable Mentions]

Jadi, “Bizness” dari tUnE yArDs (tenang, mereka tidak alay kok) termasuk lagu yang nyaris masuk ke daftar saya beserta juga dengan “Far Nearer” dari Jamie xx, “East Harlem” dari Beirut, “Go Outside” dari Cults, hingga “Holocene” dari Bon Iver yang merupakan barisan track yang sering saya putar juga. Ada pula “Marvin’s Room” dari Drake yang jauh lebih bagus dari versi Jojo. “Cruel” dari St. Vincent pun tak sampai ke posisi sepuluh besar meskipun keunikan itu saya kagumi. “Lotus Flower” dari Radiohead hanya berhasil di posisi ini, begitu juga dengan “Blue Spotted Tail” track favorit saya dari album terbaru Fleet Foxes. Dari wilayah top 40, “Pumped Up Kicks” dari Foster the People termasuk favorit saya. Begitupun dengan sensasi tahun ini, Adele, yang membuat saya frustasi untuk memilih antara “Rolling in the Deep”, “Set Fire to the Rain”, “Someone Like You”, atau “Rumour Has It” sebagai yang terbaik, alih-alih terpaksa semuanya tidak masuk. “Heavy Metal Lover” adalah track terbaik dari “Born This Way” menurut saya. Sayang tidak banyak yang membahas lagu paling menarik dari album Lady Gaga tersebut. Terakhir, “Somebody That I Used to Love” dari Gotye ft Kimbra salah satu favorit saya juga.

Baiklah. Kita selesaikan sampai di sini, sepuluh besarnya kita mulai saja. Jika tahun lalu The Morning Benders menjadi yang terbaik, siapakah tahun ini?

_________________

[The Top Ten]

#10 “LADY LUCK” by Jamie Woon. Salah satu lagu yang terputar dengan frekuensi yang begitu mengesankan sejak pertama kali saya mendengarkannya, setidaknya seperti yang dihitung oleh lastfm.com. Begitu ear-catching, lengkap dengan unsur yang mengingatkan dengan James Blake, The Weeknd, dan kawan-kawannya. Meskipun materi yang tersimpan dalam albumnya, “Mirrorwriting” tidaklah begitu mengesankan—alias monoton—lagu yang satu ini menjadi highlight sendiri. [Listen]

#9 “CHARLIE BROWN” by Coldplay. Track favorit saya dari “Mylo Xyloto” yang sayangnya tidak meninggalkan impresi yang begitu signifikan selayaknya album sebelumnya (ya, “Vila La Vida and…” masih menjadi album terbaik Coldpay bagi saya). Langsung suka pertama kali mendengarnya. Untung saja “Charlie Brown” (yang kabarnya akan menjadi single ketiga) telah menjadi lagu yang mengukuhkan mengapa saya menyukai band ini. [Listen]

#8 “LOVE OUT OF LUST” by Lykke Li. Jika misalnya “Get Some” terdengar begitu playful, bahkan wara-wiri menjadi langganan  lagu pengiring di TV series, dari 90210 sampai The Vampire Diaries, sedangkan “I Follow Rivers” terkesan lebih epik dengan dentuman drum yang seru, sempat direndisi oleh Glee pula, maka “Love Out of Lust” adalah track yang begitu menarik dari album “Wounded Rivers”. “Rather die in your arms, than die lonesome” begitu Li memulai lagu ini, lalu simak bagaimana ia menyudahinya dengan “love out lust”. Entah terlihat ambigu, namun lirik yang begitu menarik. [Listen]

#7 “WE FOUND LOVE” by Rihanna ft Calvin Harris. Tahun lalu, “Rude Boy” berhasil masuk daftar juga, maka saya berikan satu ruang untuk RiRi tahun ini atas duetnya dengan Calvin Harris dalam up-tempo electro dance ini. Single yang selalu asyik untuk didengarkan malam hari, terutama ketika sedang bepergian di tengah hiruk pikuk lalu lintas malam. Sebagian mungkin tidak sadar, Rihanna sebenarnya salah satu dari langkanya penyanyi “mainstream” yang selalu meraih predikat “critics’ darling”. [Listen]

#6 “THE OTHER SHOE” by Fucked Up. Pertama kali mendengar lagu ini, saya membencinya. Bukan perkara karena saya membukukan diri sebagai pembenci musik seperti ini, hanya saja segalanya terdengar berisik, keras, alasan yang mungkin sama saya lontarkan ketika mendengar Sleigh Bells. Mungkin iTunes cukup menjadi andil karena seringnya lagu ini muncul dalam shuffle mode dan memaksa saya untuk mendengarnya. Hasilnya, “The Other Shoe” menjadi favorit saya. Jika mendengar album  “David Comes to Life” yang ambisius, keras, dan epik tersebut,  track yang satu ini adalah highlight-nya. [Listen]

#5 “MIDNIGHT CITY” by M83. Dengar alunan melodi awal, langsung dibuat jatuh cinta lewat single dari M83 (electro-band dari Perancis) ini. Seperti ini model lagu yang selalu berhasil dengan nyaman terputar berulang kali dalam playlist saya. Menyimak liriknya, tidak ada yang begitu mendasar dan spesial. Namun, Anthony Gonzalez sebagai sang pemimpin menitikkan pada minimnya nyanyian menjadi sebuah keasyikkan sintesis musik yang melebur membentuk sebuah lagu yang rasanya begitu nikmat didengar sembari mengawasi indahnya malam di hiruk pikuk kota, jika ingin membacanya secara literal atau bisa jadi sisi menarik dalam aspek yang lebih dalam. [Listen]

#4 “THE WILHELM SCREAM” by James Blake. Runner-up dari BBC Sound of 2011 (penghargaan tahunan untuk musisi baru di Inggris sana) yang kala itu dimenangkan oleh Jessie J ini telah menjadi favorit kritikus musik sejak muncul lewat “Limit to Your Love”. Tidak mengherankan jika album pertamanya yang berjudul namanya sendiri itu begitu riuh pujian. “The Wilhelm Scream” sudah menjadi favorit saya sejak pertama kali mendengarnya. Musiknya misterius. Begitu mengumbar kepiawaian musisi berusia 23 tahun ini. [Listen]

#3 “VIDEO GAMES” by Lana Del Rey. Saya langsung jatuh hati ketika melihat video dari lagu ini, wow penyanyi ini begitu menjanjikan. Bernama asli Elizabeth Grant, sebenarnya tidaklah terbilang pendatang baru karena sudah sempat mengeluarkan album sebelumnya, namun belum dengan nama Lana Del Rey. “Video Games” begitu adiktif dengan lirik yang sederhana, namun dengan suara Rey yang begitu khas menjadikannya terasa grande. Jika tahun lalu saya memilih Janelle Monae sebagai the next big thing, tahun ini pilihan saya jatuh ke Rey. Jelas, “Born to Die” tidak salah lagi akan menjadi album paling saya nantikan di 2012. [Listen]

#2 “I DON’T WANT LOVE” by The Antlers. Pertama kali mendengar “Burst Apart”, lagu ini—yang menjadi track pertama—langsung menempatkan ekpektasi tinggi untuk track selanjutnya. Bukan apa-apa, karena “I Don’t Want Love” begitu terampil menguliti sisi anti-cinta dari lirik yang ditulis. Pada satu sisi, kita tidak ingin merasakan jatuh cinta itu, bukan? Pilihan yang pas ketika trailer film “Weekend” memilih lagu ini untuk mengiringinya (yang sepertinya mewakili isi dari film tersebut). [Listen]

#1 “1+1” by Beyonce. Boleh dikatakan; this is the greatest Beyonce’s song of all time. Period. Sejak awal mendengar “1+1” sudah menemukan bahwa lagu ini akan bertahan lama menjadi pilihan terbaik saya. Awalnya sedikit meragukan klaim tersebut sampai kemudian membaca bahwa Pitchfork menobatkan lagu ini sebagai “Best New Track” dengan pembahasan lebih mendalam mengenai referensi terhadap Prince pula. Yes, this is it! Perhatikan liriknya yang begitu menarik. “I don’t know much about algebra, but I know one plus one equals two”. Terasa jujur, terdengar begitu menarik. Terima kasih kepada si jenius The Dream yang menciptakan lagu ini. Coba dengarkan versi demo dari The Dream yang akan membuat penasaran bagaimana jika sebenarnya dia sendiri yang masuk studio rekaman. Namun, di balik itu, Beyonce membuat “1+1” begitu seksi, jujur dalam tiap deru napasnya, grande dalam alunan merdu suaranya. Kekaguman yang sempat saya rasakan ketika mendengar “Ave Maria” di album sebelumnya. Kali ini, sempurna. [Listen]

Recap

Top 10 Songs of 2011:

  1. “1+1” by Beyonce
  2. “I Don’t Want Love” by The Antlers
  3. “Video Games” by Lana Del Rey
  4. “The Wilhelm Scream” by James Blake
  5. “Midnight City” by M83
  6. “The Other Shoe” by Fucked Up
  7. “We Found Love” by Rihanna
  8. “Love Out of Lust” by Lykke Li
  9. “Charlie Brown” by Coldplay
  10. “Lady Luck” Jamie Woon

Berikut beberapa referensi daftar sejenis yang bisa dijadikan panduan. Saya tidak sempat membagikan link dari salah satu music site yang saya sering kunjungi yaitu Pretty Much Amazing karena jelas akan membocorkan posisi nomor satu saya. Ada banyak overlap dalam daftar sepuluh besarnya, termasuk pemilihan “1+1” sebagai yang terbaik. Coba juga simak daftar dari Paste Magazine yang memuat “Helplessness Blues” dari Fleet Foxes di peringkat pertama. Sedangkan, versi Popmatters yang memuat 75 lagu terbaik tahun ini, menempatkan “Midnight City” di peringkat pertama, sedangkan “Rolling in the Deep” berhasil di posisi kedua.

Demikian untuk sepuluh lagu terbaik di tahun ini. Mari berjumpa lagi tahun depan dengan lagu-lagu yang pastinya lebih menarik!

ooopss… kelupaan, sepuluh album terbaik akan segera menyusul juga.

Advertisements

5 thoughts on “Shuffling and Humming: Awya’s Top Ten Songs of 2011

  1. Lady Luck – Jamie Woon >> Eh baguus. i like iiit
    “CHARLIE BROWN” by Coldplay >> Not my music genre.. wikikik
    Lykke Li – Love Out Of Lust >> hmmmmm….
    WE FOUND LOVE” by Rihanna ft Calvin Harris >> satu satunya yg kukenal di list dan tetep yang paling catchy didenger kapapun..
    “THE OTHER SHOE” by Fucked Up >> wohoo. berisik bgt ni lagu
    MIDNIGHT CITY” by M83 >>> udah denger dua kali…cool! ternyata emang telinga gw gampang nempel di genre electro. 🙂
    THE WILHELM SCREAM” by James Blake. >>> hmm juga..mungkin ngak gampang suka kali yaa kalo dengernya satu dua kali
    VIDEO GAMES” by Lana Del Rey. >> bagus kalo lagi moody :p
    I DON’T WANT LOVE” by The Antlers>>> kurang ngenangak kerasa. 😦 sepertinya ini lagu emang awya sekali..
    1+1” by Beyonce >>> Baguslaaah : )

  2. Wah, Dari Mylo Xyloto yang dipilih Charlie Brown! kita sehati kakkk!

    ang membuat saya frustasi untuk memilih antara “Rolling in the Deep”, “Set Fire to the Rain”, “Someone Like You”, atau “Rumour Has It” sebagai yang terbaik, >>> Setuju! LOL

    Rihanna sama M83 juga sehati 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s