My 10 Favorite British Films of All Time

Jadi ceritanya, saya barusan terdampar pada tweet–nya Guy Lodge, penulis di Incontention.com yang saya sering baca, mengenai keikutsertaannya sebagai salah satu kontributor untuk polling daftar 100 film British terbaik sepanjang masa yang dirilis oleh Time Out London. Pilihan dari Guy Lodge sendiri untuk peringkat pertamanya adalah “The Bill Douglas Trilogy”. Menariknya selain polling ini diikuti oleh beberapa kritikus, polling ini juga mengikutsertakan sepuluh film British terbaik versi para sutradara dan aktor. Lihat saja misalnya Michel Gondry yang memilih “Kes” sebagai film nomor satunya (sayangnya saya belum menyimak film ini). Ada juga Sam Mendes yang memilih “Lawrence of Arabia” sebagai film yang paling ia sukai. Ada Sally Hawkins yang memilih “If…” sebagai film favoritnya dan ada pula Olivia Williams yang memilih “Kes” juga sebagai film favoritnya. Oke nampaknya saya harus segera menyimak film dari Ken Loach ini. Dari keseluruhan hasil tabulasi polling, akhirnya terpilihlah “Don’t Look Now” dan “The Third Man” yang memimpin di posisi pertama dan kedua. Sayangnya, kedua film tersebut belum juga pernah saya tonton. Nampak sebagai sebuah daftar yang menambah repertoire untuk film-film yang wajib ditonton.

Nah, dari sekian jumlah “British Film” yang sudah pernah saya tonton, tentu yang dimaksud dengan pengkategorian British di sini adalah keterlibatan sineas asal Inggris atau pembiayaan produksi filmnya dari Inggris. Anda pasti tahu kalau saya seorang “list freak”. Maka, saya berikan, ini dia daftar 10 “Film British” favorit saya sepanjang masa yang saya tonton sampai saat ini:

  1. Barry Lyndon (Stanley Kubrick, 1975)
  2. Blow Up (Michelangelo Antonioni, 1966)
  3. Brief Encounter (David Lean, 1945)
  4. Trainspotting (Danny Boyle, 1996)
  5. Repulsion (Roman Polanksi, 1965)
  6. Distant Voices, Still Lives (Terence Davies, 1988)
  7. 2001: A Space Odyssey (Stanley Kubrick, 1968)
  8. Life is Sweet (Mike Leigh, 1990)
  9. Hunger (Steve McQueen, 2008)
  10. Howards End (James Ivory, 1992)

Yup. “Barry Lyndon” jelas ada di peringkat pertama, karena juga merupakan film favorit saya sepanjang masa pula, masterpiece dari seorang Kubrick. Ada pula Michelangelo Antonio dalam filmnya yang paling popular “Blow Up”. Peringkat tiga  jatuh pada salah satu romansa terbaik sepanjang masa, apalagi kalau bukan “Brief Encounter” dari David Lean. Kemudian menyusul film terbaiknya Danny Boyle sampai saat ini, “Trainspotting” yang ketika pertama kali menyimaknya membuat saya ternganga dengan ending yang diberikan film ini. Ssst… di upcoming list saya untuk edisi film terbaik era 90, film ini tentu punya tempat yang lumayan tinggi. Kemudian tentu saja “Repulsion”-nya Roman Polanksi patut disebut karena telah memberikan “thrill” yang tidak terlupakan. Menyusul “Distant Voices, Still Lives” karya Terence Davies yang begitu struktural mengais kehidupan kaum pekerja di Liverpool. Tidak ketinggalan “2001: A Space Odyssey” dari Kubrick yang merupakan “mantan” film nomor satu favorit saya sepanjang masa. Menyusul film terbaiknya Mike Leigh bagi saya sampai saat ini setelah menyimak beberapa karyanya, “Life Is Sweet” yang ringan, namun begitu menggugah. Yang teranyar tentu “Hunger” dari Steve McQueen yang begitu monumental, dan terakhir “Howards End” menjadi pelengkap list saya dalam pakem konvensional British-period yang kuat dalam sisi cerita.

Tentu saja ada beberapa film yang tertinggal seperti “Sense and Sensibility” dari Ang Lee, beberapa film dari Mike Leigh, ataupun “Clockwork Orange” dari Kubrick.  “Four Weddings and A funeral” juga sebuah karya yang menarik. Tidak ketinggalan “Red Road” dan “Fish Tank” dari Andrea Arnold yang juga tak kalah bagusnya. Film British terakhir yang paling saya sukai tentu saja “Bright Star” dari Jane Campion.

Untuk melihat list lengkap dari Time Out London, mulai dari pilihan kritikus sampai aktornya, silakan kunjungi websitenya.

Apa film British favorit kalian?

Advertisements

8 thoughts on “My 10 Favorite British Films of All Time

  1. Kalau bicara tntang British Films sekarang biasanya langsung kepikir ke Mike Leigh dan Danny boyle. Cuma mereka yang konsisten membuat British Films yang bagus.

    Bagaimana dengan The King’s Speech atau The Queen?

  2. dari daftarnya Time Out London, baru sedikit yang udah liat dan ada 5 judul yang cukup nampol di hati :
    LONDON TO BRIGHTON
    FISH TANK
    Four Weddings and a Funeral (1994)
    2001: A Space Odyssey (1968)
    HUNGER

    Sudah punya The Third Man tapi belum kutonton 😉

  3. kayaknya juga sedikit nonton film British nih, tapi yang bagi saya keren sampai saat ini dan masih teringat sama judulnya:
    – Bridget Jones’ Diary
    – Brazil
    – Four Weddings and A Funeral
    – London to Brighton
    – Trainspotting
    – Full Monty
    – The Descent
    – Tamara Drewe
    – Happy-Go-Lucky

  4. Kok Transpotting gak nempel yah? Udah liat 2 kali plus baca naskahnya. Full Monty,Happy go Lucky,The Wind That Shakes The Barley,Billy Elliot aku suka.
    Film2nya Hitchcock termasuk British Film bukan? Suka semua.
    The Third Man tny bagus

  5. Hah, masa’ sih?. Scene ‘nyebur’ dalam toilet itu enggak nempel juga? Bayi mati itu enggak inget juga?. Sama, adegan ‘shit’ berhamburan di ruang makan itu hahahaha. Saya aja masih kebayang sama yang nasty-nasty di film itu. Hihihii. Kalo Hitchcock kayaknya masuk deh. …. tapi mikir lagi, soalnya kebanyakan film yang dibuat si Hitchcock punya Hollywood. Kalo saya paling tegang nonton Rear Window.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s