Tebak Tebak Buah Manggis: This Is It! My 83rd Oscar Nominee Predictions

Jadi, tinggal sehari lagi kita akan menyimak siapa saja nama-nama yang berhasil menjadi pilihan dari para pemilih Oscar. Besok, tanggal 25 Januari pagi waktu Los Angeles (Selasa malam waktu Indonesia), nominasi untuk ajang Academy Awards akan diumumkan dengan terpilihnya Monique, peraih Oscar tahun lalu sebagai pembaca nominasi. Pertanyaannya adalah siapakah di antara nama-nama yang sudah berdengung kencang melalui precursor yang ada, entah itu dari perkumpulan kritikus tiap kota yang sudah mengumumkan film terbaik versi mereka dan nampaknya serempak menobatkan “The Social Network” yang lurus tanpa halangan. Begitupun pula Critics’ Choice Awards yang sama memilih “The Social Network” sebagai yang terbaik. Tentu saja yang paling segar diingatan adalah hasil dari Golden Globes minggu kemarin yang memposisikan film jejaring sosial itu tetap memimpin sebagai yang terbaik. Hanya saja, banyak yang terkecoh menganggap Golden Globe sebagai ajang yang paling bisa memprediksi Oscar. Faktanya, Golden Globes lebih cenderung mengirimkan “buzz” untuk nama-nama yang memang sudah dijagokan. Juri Golden Globe tidak ada korelasinya dengan juri Oscar. Mereka komponen yang berbeda, dimana Golden Globe adalah kumpulan jurnalis asing yang anggotanya tidak lebih dari seratus orang, sementara Oscar berjumlah lima ribu orang yang tergabung dari sineas perfilmaa dari publisis, actor/aktris, sutradara, produser, sampai pada make-up artist di Hollywood sana. Harus diingat juga, kecuali pada tahun 2008 lalu ketika Slumdog Millionaire berjaya, dari tahun 2004 sampai 2009, pemenang film terbaik versi Golden Globe tidak pernah sama dengan Oscar.

Nah, lalu patokan apa yang paling menarik untuk melihat Oscar? Tentu jawabannya adalah nominasi yang dihadirkan oleh setiap guild yang ada di Hollywood. Sebut saja SAG (Screen Actors Guild) yang terdiri dari puluhan ribu aktor dan aktris Hollywood yang 2500-nya merupakan juri Oscar (jumlah juri cabang terbesar di Oscar), DGA yang merupakan kumpulan para sutradara di Hollywood dan 500-nya merupakan juri Oscar, serta guild-guild lain termasuk sinematografi sampai hal-hal teknis yang juga merupakan juri Oscar. Nah, PGA (Producers Guild Awards) yang diumumkan kemarin, dan secara mengejutkan memenangkan “The King’s Speech” yang langsung mengubah peta persaingan menjadi menarik. Alasanannya adalah PGA satu-satunya dari guild yang menggunakan sistem preferential ballot seperti yang digunakan oleh Oscar. Memilih sepuluh film yang terbaik. Seperti tahun lalu, keyakinan “The Hurt Locker” yang akan menang muncul ketika film ini meraih film terbaik di PGA, bahkan ketika semua juri di sini adalah para produser film yang “mestinya” memilih “Avatar” dengan peraihan uang yang luar biasa. Itulah kekuatan preferential ballot. Film yang memang serentak disukai oleh publiklah yang menang. Jadi, selama Oscar tetap memakai preferential ballot, rasanya sulit untuk melihat film yang divisive meraih Oscar. Dengan alasan itu pulalah, film seperti “Black Swan” dan “Inception” nampaknya akan sulit menang.

Nah, setelah meinggalkan para guild-guild tadi, lalu apalagi yang menjadi ajang kuat memprediksi Oscar? BAFTA. Kenapa? Bukankah ini hanya dipilih oleh orang Inggris? Di situlah dia menariknya karena BAFTA memiliki aspek “British” yang tentu juga perwakilan para “British” di Oscar akan memilih jagoan dari negeri asalnya. “The King’s Speech” tentu menjadi favorit di sini, namun bukan hanya sekedar itu, BAFTA belakangan menjadi alasan yang ampuh untuk melihat bagaimana kira-kira juri Oscar memilih nominasinya. Kita bisa lihat pengumuman nominasi BAFTA yang “segar” beberapa waktu lalu telah menjadi contoh kira-kira bagaimana arah juri Oscar nanti jadinya. Beberapa hal yang biasanya muncul di Oscar, akan diindikasikan lewat BAFTA. Kita bisa menebak kemungkinan Kate Winslet meraih nominasi Best Actress di The Reader adalah ketika BAFTA menominasikannya di kategori lead bukan supporting seperti yang dikampanyekan. Maka dari itulah kita bisa melihat bagaimana nasib Hailee Stenfeld sekarang? BAFTA menominasikannya di kategori lead, apakah ini pertanda dia akan masuk di lead juga di Oscar? atau tetap sesuai yang dikampanyekan sebagai supporting? Atau kondisi yang paling mencemaskan adalah, kebingungan ini membuatnya tak mendapat nominasi apapun?

Selain nominasi, BAFTA juga seringkali menjadi indikasi untuk pemenang yang mengejutkan. Contohnya seperti kemenangan Marion Cottilard, yang kemudian menjadi sebuah kejutan di Oscar. Di tahun yang sama pula, Tilda Swinton juga menjadi kejutan Oscar, setalah ia memenangi BAFTA. Begitupun kemengan Alan Arkin di BAFTA yang kemudian berlanjut di Oscar.

Siapakah tahun ini yang menjadi kejutan? Siapakah yang bernasib seperti Laura Linney di “The Savages”? Maggie Gylenhall di “Crazy Heart”? Kesha Castle Huges di “Whale Rider? Samantha Morton di “In America”? Atau kejutan seperti Tommy Lee Jones yang entah dari mana datangnya tiba-tiba saja muncul di kategori Best Actor lewat “In the Valley of Elah”? Kita buktikan besok.

Fuihhh… dengan memandang para nominasi dari guild dan BAFTA serta buzz yang digaungkan oleh Golden Globe dan para kritikus,  maka rasanya mudah sekaligus susah menebak nominasi Oscar nanti. Seperti apa yang saya lakukan juga tahun lalu, ayo ini saatnya bermain tebak-tebak buah manggis. Ini dia prediksi nominasi Oscar saya untuk tahun ini!

BEST PICTURE

  • Black Swan
  • Inception
  • The Fighter
  • The Kids Are Alright
  • The King’s Speech
  • The Social Network
  • The Town
  • Toy Story 3
  • True Grit
  • Winter’s Bone

(Alt: 127 Hours)

Well, ada 11 film yang sebenarnya bertarung masuk ke posisi sepuluh terbaik, dengan kondisi “127 Hours”, “The Town” dan “Winter’s Bone” sebagai tiga terbawah yang bersaing ketat. Saya mengopi nominasi dari PGA, dengan menumbangkan “127 Hours” dan memasukkan “Winter’s Bone” sebagai pengganti. Kemungkinan besar dengan kondisi banyaknya orang yang tidak berani menyimak film berdarah ini akan mengurangi jumlah suara. Sementara itu, “Winter’s Bone” tentu tampil melempem di guild, namun entah mengapa saya berpikir kalau “Winter’s Bone” akan mendapat banyak atensi dari juri Oscar yang mengagumi sinema independen, serta tema filmnya yang digusung itu boleh dibilang lebih bisa dinikmati oleh orang Amerika. Namun, seperti tadi ini hanya prediksi. What do I know?

GIMME SURPRISE! Apa tahun ini kita ingin sebuah surprise seperti “The Blind Side” tahun kemarin? Oke, saya tidak menghitung “District 9” sebagai surprise karena jelas film ini meraih nominasi PGA. Kalau setidaknya tahun ini kita ingin sebuah surprise, yang datang dari film yang tidak sempat menengok hingar bingar precursor yang sudah lewat, jawaban saya adalah: The Ghost Writer. Oh god, this is gonna be great! Setidaknya bagi saya. Saya masih dalam sebuah pemikiiran, Academy punya rasa cinta terpendam dengan film ini. Selain The Ghost Writer, saya punya perasaan aneh kalau “Shutter Island” bisa menjadi “tukang kejut” di pengumuman besok atau kemungkinan “Another Year”, walaupun sebenarnya tidak terlalu mengejutkan melihat bagaimana Academy begitu respeknya terhadap Mike Leigh. We’ll see.

BEST DIRECTOR

  • Christopher Nolan, “Inception”
  • Darren Aronofsky, “Black Swan”
  • David Fincher, “The Social Network”
  • David O. Russel, “The Fighter”
  • Tom Hooper, “The King’s Speech”

(Alt: Joel & Ethan Coen, “True Grit”)

Okay, sekali lagi saya mencontek nominasi dari Guild. Terus terang saya tidak bisa melihat siapa yang akan ditumbangkan oleh Coen Brothers jika mereka yang masuk. David O. Russel nampak seperti kandidat terlemah dari kelima prediksi saya, jadi rasanya kemungkinan jika True Grit bicara banyak di sini dan para sutradara ini masih niat menominasikan mereka, Coen Brothers adalah kandidat spoiler terkuat. Saya tidak melihat bahwa sutradara perempuan mampu masuk. Debra Granik atau Lisa Cholodenko bersaing juga untuk menjadi lima terpilih.

GIMME SURPRISE! Maafkan jika saya menjawab: Roman Polanksi. Yup. Entah mengapa. Rasanya ada rahasia terpendam di balik begitu sepinya film ini penerimaannya di Amerika yang bertolak belakang dengan penerimaannya di Eropa. Sekali lagi, saya melihat pasti ada setitik penggemar di Academy sana (halah!). Ingat, dalam kondisinya Roman Polanski yang masih dihimpit kasus tersebut, ia masih bisa meraih Oscar 2003 lalu toh. Kurang apalagi cintanya Academy pada dia? Satu lagi, Mike Leigh bisa saja muncul. Mungkinkah mengulang surprise ketika dia masuk lewat Vera Drake dulu?

BEST ACTOR:

  • Colin Firth, “The King’s Speech”
  • James Franco, “127 Hours”
  • Javier Bardem, “Biutiful”
  • Jeff Bridges, “True Grit”
  • Jesse Eisenberg, “The Social Network”

(Alt: Robert Duvall, “Get Low”)

Yup, ketika Julia Roberts angkat bicara bahwa betapa sukanya dia dengan penampilan Bardem di “Biutiful”, rasanya ada suatu kampanye yang disoroti di sini. Ingat. Julia Roberts adalah salah satu juri di kategori ini. Dengan masuknya Bardem di nominasi BAFTA, rasanya dia bisa menjadi surprise, apalagi “Biutiful” kelihatan berpeluang besar di kategori Film Berbahasa Asing. Saya masih kurang yakin dengan Jeff Bridges dan Robert Duvall. Entah apakah Duvall akan tetap muncul seperti Richard Jenkins. Begitupun dengan Ryan Gosling, yang rasanya semakin tidak mendapat perhatian. Kita lihat saja.

GIMME SURPRISE! Sebenarrya tidak bisa dibilang surprise juga karena sudah sempat dilirik Golden Globe. Yup, saya memilih Mark Wahlberg sebagai kandidat surprise di kategori ini. Saya punya pemikiran bahwa “The Fighter” adalah film yang akan mendapat sorotan banyak karena para pemainnya. Saya melihat “The Fighter” memiliki kondisi sama seperti “Chicago” dan “Doubt” yang akan menjadi satu-satunya film yang meraih 4 nominasi akting. Surprise lain yang menarik adalah (mungkin) Paul Giamatti. Kemenangannya di Golden Globe mungkin tidak berpengaruh pada nominasi, tapi setidaknya mungkinkah Academy meminta maaf karena men-snub dia di Sideways dulu?

BEST ACTRESS

  • Annette Bening, “The Kids Are Alright”
  • Jennifer Lawrence, “Winter’s Bone”
  • Michelle Williams, “Blue Valentine”
  • Natalie Portman, “Black Swan”
  • Nicole Kidman, “Rabbit Hole”

(Alt: Hailee Steinfeld, “True Grit”)

Akhirnya setelah keputusan panjang, saya memilih Michelle Williams sebagai kandidat kelima yang mengisi kursi kategori ini. Susahnya memutuskan siapa yang akan masuk menjadi pelengkap. Padahal kalau dilihat yang memiliki status lock hanya dua orang, Portman dan Bening. Sedangkan tiga kursi lagi bisa direbut siapa saja. Di sinilah nasib Hailee Steinfeld dipertaruhkan. Entah dia akan masuk di kategori ini, atau sesuai dengan yang dikampanyekan. Ini masih menjadi pertanyaan besar. Saya berharap dia masuk ke kategori ini, namun rasanya dia lebih berpeluang di supporting. Nicole Kidman banyak yang bilang bisa saja tidak masuk mengingat sedikitnya dukungan untuk filmnya. Saya tidak setuju mengingat pemilih kategori ini adalah kelompok aktor/aktris, Kidman adalah ssosok yang dihormati. Nicole Kidman di satu sisi adalah sosok yang disukai publik pula. Saya tidak melihat Halle Berry punya kesempatan di sini, tapi nampaknya Hilary Swank, setelah memperoleh nominasi SAG, akan kembali mengulang persaingan “Bening vs. Swank: Season 3” (emangnya Cinta Fitri!). Nah, Julian Moore yang meraih nominasi BAFTA, nampaknya bisa muncul, meskipun akan jelas mengurangi kans Bening.

GIMME SURPRISE! Tidak ada yang akan melebihi kebahagian saya jika besok terdengar nama ini: Tilda Swinton. Yup. Meskipun hal itu rasanya sulit terjadi.

BEST SUPPORTING ACTOR

  • Andrew Garfield, “The Social Network”
  • Geoffrey Rush, “The King’s Speech”
  • Jeremy Renner, “The Town”
  • Mark Ruffalo, “The Kids Are Alright”
  • Christian Bale, “The Fighter”

(Alt: John Hawkes, “Winter’s Bone”)

Pertanyaannya adalah apakah Andrew Garfield masuk ke kategori ini setelah tidak dihiraukan oleh SAG? Atau ia mundur untuk memberi tempat kepada John Hawkes? Bagaimana dengan Sam Rockwell? Di kategori ini terlihat tidak akan ada banyak kejutan.

GIMME SURPRISE! Momen terbaik saya di kategori ini adalah ketika saya mati-matian meyakinkan diri ini (lebay) bahwa jagoan saya di tahun 2008 pasti masuk nominasi. Hingga akhirnya hal itu benar-benar terjadi, meneteslah air mata ini (masih lebay), yaitu surprise nominee dari Michael Shannon! Tahun lalu harapan saya ada pada Alfred Molina, namun tidak masuk. Tahun ini saya berharap pada Matt Damon. Saya punya sedikit feeling kalau akan ada apreasiai untuk aktor ini. terlebih dengan begitu banyaknya publisitas yang ia lakukan belakangan ini termasuk dia terlihat akrab dengan sesama sineas Hollywood.

BEST SUPPORTING ACTRESS

  • Amy Adams, “The Fighter”
  • Hailee Steinfeld, “True Grit”
  • Helena Bonham Carter, “The King’s Speech”
  • Jackie Weaver, “Animal Kingdom”
  • Melissa Leo, “The Fighter”

(Alt: Mila Kunis or Barbara Hersey, “Black Swan”)

Dua kandidat dari “Black Swan”, Mila Kunis dan Barbara Hersey kemungkinan muncul, terutama Kunis yang sudah wara-wiri sebelumnya, hanya saja melihat faktor “muda” dan “unknown” yang dipegangnya bisa menjadi penghalang. Sedangkan Barbara Hersey tiba-tiba saja muncul di nominasi BAFTA, yang sekaligus uniknya Melisso Leo yang disebut sebagai frontrunner malah tidak masuk sama sekali. Saya menempatkan Hailee Stenfield di kategori ini mengingat pengaruh usia yang nampaknya sebutan “dapat nominasi aja udah untung” akan berlaku di mata Academy. Nampaknya Lesley Manville juga bisa menjadi spoiler di sini.

GIMME SURPRISE! Yang mengikuti twitter saya pasti tahu bahwa tentu saja saya berharap nama ini muncul: Olivia Williams. Ah, surprise me, Oscar!

Berikut untuk prediksi saya di kategori lain:

Best Adapted Screenplay

  • The Ghost Writer
  • The Social Network
  • Toy Story 3
  • True Grit
  • Winter’s Bone

(alt: 127 Hours)

Best Original Screenplay)

  • Another Year
  • The Fighter
  • Inception
  • The Kids Are All Right
  • The King’s Speech

(alt: Black Swan)

Best Art Direction

  • Alice in Wonderland
  • Inception
  • The King’s Speech
  • Black Swan
  • True Grit

(alt: Shutter Island)

Best Cinematography

  • 127 Hours
  • Black Swan
  • Inception
  • The Social Network
  • True Grit

(alt: The King’s Speech)

Best Costume Design

  • Alice in Wonderland
  • Black Swan
  • Burlesque
  • The King’s Speech
  • True Grit

(alt: The Tempest)

Best Film Editing

  • Black Swan
  • The Fighter
  • Inception
  • 127 Hours
  • The Social Network

(alt: The King’s Speech)

Best Makeup

  • Alice in Wonderland
  • Barney’s Version
  • The Wolfman

(alt: True Grit)

Best Music (Original Score)

  • 127 Hours
  • How to Train Your Dragon
  • Inception
  • The King’s Speech
  • The Social Network

(alt: Alice in Wonderland)

Best Music (Original Song)

  • You Haven’t Seen the Last of Me, “Burlesque”
  • If I Rise, “127 Hours”
  • I See the Light, “Tangled”
  • We Belong Together, “Toy Story 3″
  • Shine, “Waiting for Superman”

(alt: Bound to You, “Burlesque”)

Best Sound Editing

  • Inception
  • 127 Hours
  • How to Train Your Dragon
  • TRON Legacy
  • Black Swan

(alt: Shutter Island)

Best Sound Mixing

  • Black Swan
  • Inception
  • The Social Network
  • True Grit
  • Shutter Island

(alt: 127 Hours)

Best Visual Effects

  • Alice in Wonderland
  • Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I
  • Inception
  • Iron Man 2
  • TRON Legacy

(alt: Scott Pilgrim vs. The World)

Best Animated Feature Film

  • How to Train Your Dragon
  • The Illusionist
  • Toy Story 3

(alt: Despicable Me)

Best Foreign Language Film

  • Biutiful (Mexico)
  • Incendies (Canada)
  • In a Better World (Denmark)
  • Life, Above All (South Africa)
  • Outside the Law (Algeria)

(alt: Simple Simon, Sweden)

Best Documentary Feature

  • Inside Job
  • Restrepo
  • Exit Through A Gift Shop
  • Waiting for Superman
  • Waste Land

(alt: The Tillman Story)

Advertisements

4 thoughts on “Tebak Tebak Buah Manggis: This Is It! My 83rd Oscar Nominee Predictions

  1. Setujuu dan cocok bgt utk prediksi best actress (satu2nya spot yg bikin gw deg2an ampe skrg), gw jg meramalkan kelima orang itu. Hehehe.

  2. setuju sama movie freak mending 127 hours, tp kyknya the town bakal masuk melenggang dgn bebas deh soalnya atensi amrik ama film ini lumayan mski gag trlalu heboh di ajang penghargaan lainnya…. another year trlalu eropa bgt dah kejutan bgt dah kalo the ghost writer masuk

  3. thanx for this post. Istilahnya ‘Awya banget’ gituh

    Please give ‘Please Give’ for original screenplay.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s