Puitisnya “The Tree of Life”

Masih ingat bagaimana sumringahnya saya di awal tahun bahwa  “Tree of Life”  akan dirilis tahun ini? Berbagai kendala terus saja menggempur. Entah itu “penyakit” Malick yang selalu sibuk di meja editing atau pihak studio yang terlihat menyerah untuk menempatkan film ini di posisi mana. Setelah tunggang -langgang mencari distributor, dimana tahun 2009 lalu film ini sempat ditawarkan ke distributor international yang ironisnya ternyata tidak ada distributor Amerika yang melirik. Hingga akhirnya film ini jatuh ke tangan Apparation, bahkan sempat untuk premiere di Cannes bulan Mei lalu, hingga organiser Cannes sendiri mendekati Malick untuk segera menyelesaikan editingnya, namun tidak juga berhasil. Akhirnya dilakukanlah “private screening” untuk menarik perhatian dua distribuor besar, Fox Searchlight dan Sony Pictures Classic (dua distributor yang handal mengedarkan film arthouse), hingga akhirnya diumumkan Fox Searchlight resmi memegang hak edar film ini (huzzzahhh!).

Beberapa waktu lalu Guy Lodge dalam artikelnya mengatakan bahwa “The Tree of Life” akan premiere di Cannes 2011. Cukup beralasan mengingat rilis resmi film ini di Amerika sana adalah tanggal 27 Mei 2011. Menariknya, dalam Cannes 2011 nanti ada nama Wong Kar-wai, Pedro Almodovar, dan Lars von Trier pula yang akan meramaikan ajang tersebut. Boleh dibilang Cannes tahun depan akan menjadi “perseteruan” banyak sineas besar (tidak seperti tahun ini yang minim nama besar). Saya sangat tidak sabar melihat bagaimana Lars von Trier menyulap Kristen Dunst dalam  “Melancholia” nanti.

Bagi yang belum melihat trailer “The Tree of Life” yang begitu puitis tersebut, silakan melihatnya di bawah ini.

(Psst… ini trailer paling sering saya putar setelah “Black Swan”)

Advertisements

2 thoughts on “Puitisnya “The Tree of Life”

  1. saya sudah liat thrilernya keren spertiny lebih berperan brad pitt dari pada sean pean kayaknya sinematografiny bkl kren

  2. haks terrence malick itu yg bikin new world bukan??? yuppi setuju dgn judul postingan ayahanda awya sepertinya film ini akan menawarkan sisi puitis melankolia aisshhhhhhh jd penasaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s