Brokat: Rekap “Oscar’s precursors” (Indie, Gotham, etc), host Oscar diumumkan, dan kontroversi FFI

*brokat: obrolan singkat

Dengan resminya kita telah menginjakkan kaki di bulan terakhir di 2010 ini (yang uniknya kadang tidak terasa sudah nyaris 12 bulan kita lalui), maka dari sisi perfilman dunia apa yang menjadi agenda tahunnya yaitu “bagi-bagi” penghargaan kepada insan yang dianggap terbaik (dan terfavorit) di tahun ini.  Tentu saja, sebagai seseorang yang begitu intens menyimak pagelaran Oscar, hal ini menjadi hal yang selalu tidak pernah luput dari pandangan saya.

Kabar terbaru dari ajang Oscar adalah dipilihnya James Franco dan Anne Hathaway sebagai host ajang besar itu. Sebuah keputusan yang dianggap sangat berani dan kemungkinan besar ingin menarik pangsa pasar yang lebih muda. Jujur, saya tidak suka dengan pemilihan ini dan entah, saya tidak bisa membayangkan apa yang akan mereka lakukan di depan para nominasi lainnya nanti. Contoh misalnya jika James Franco masuk nominasi, rasanya begitu kikuk jika ia juga menjadi seorang host, atau pikirkan saja bagaimana nanti ia akan mencandai nominasi lainnya dengan “joke” yang haruslah membuat tertawa. Sementara Anne Hathaway yang sempat “mencandai” seorang Katie Holmes di SNL, nampaknya punya “bakat” yang lumayan untuk membuka ajang Oscar nanti. Entah, apa yang akan produser lakukan kepada mereka berdua nanti. Semoga apa yang saya khawatirkan hanya sebuah ketakutan semata. Sempat tersiar kabar bahwa Tina Fey sudah sempat ditawarkan, namun menolak karena kesibukannya di “30 Rock”. Sampai saat ini, bagi saya host Oscar terbaik masih dipegang seorang Billy Crystal.

Sementara itu dari ajang penghargaan, telah banyak dimulai. Berikut rangkuman precursor yang biasanya menjadi agenda kuat memberikan profil kepada film-film yang kemungkinan dipertimbangkan oleh para pemilih Oscar nanti:

  • Gotham Awards akhirnya menganugerahkan piala prestiusnya kepada “Winter’s Bone” yang sekaligus menjadi buzz signifikan sebagai kesempatan untuk film ini berjuang masuk ke nominasi film terbaik Oscar tahun ini. Meskipun meraih penghargaan terbanyak, anehnya, untuk kategori “Breakthrough Actor” secara mengejutkan Jennifer Lawrence pulang dengan tangan hampa. (lihat daftar pemenangnya di Indiewire)
  • Nominasi Independent Spirit Awards telah diumumkan dan “Winter’s Bone” memimpin dengan 7 nominasi. Sementara “The Kids Are Alright” menyusul dengan 5 nominasi. Cukup mengejutkan karena salah satu film favorit saya tahun ini “Greenberg” berhasil merangsek ke beberapa nominasi utama termasuk film terbaik, aktor dan bahkan aktris terbaik (hanya kecolongan di kategori sutradara terbaik). Sekali lagi, dengan diumumkannya nominasi untuk “Oscar”-nya perkumpulan film indie ini, “Winter’s Bone” semakin menjadi perhatian dan memperkuat kansnya di ajang yang lebih besar. (lihat full nominasinya di sini)
  • Seperti biasa, National Board of Review (boleh dibilang) ajang penghargaan yang memulai pergolakan “race Oscar” setiap tahunnya. Setidaknya NBR merupakan ajang yang beberapa pemenangnya akan berhasil untuk beradu di kancah Oscar. “The Social Network” berhasil menyapu kategori utama, film terbaik dan sutradara terbaik (untuk pertama kalinya sejak 13 tahun lalu, kategori utama ini diraih oleh film yang sama, terakhir “L.A Confidential”). Film jejaring sosial ini juga meraih skenario adaptasi dan bahkan aktor terbaik. Yang menarik, secara mengejutkan kategori untuk skenario asli terbaik diraih oleh “Buried”. Sementara “Black Swan” dan “127 Hours” tak mendapat perhatian sekalipun. (daftar pemenang lengkapnya di Awards Daily)
  • Sementara itu, dalam artikel saya sebelumnya, saya sempat membahas mengenai nominasi yang didapatkan oleh “The Ghost Writer” dalam European Film Awards. Pemenangnya telah diumumkan dan “The Ghost Writer” meraih 6 penghargaan termasuk Ewan McGregor pun meraih aktor terbaik. Entah hal apa yang mendukung film ini di Eropa sana. Nama Roman Polanski mungkin jawabannya. (daftar lengkap pemenangnya di sini)

Itu untuk rekap “awards season” di wilayah Amerika dan Eropa sana. Nah, sekarang bagaimana kalau kita melihat “drama Cinta Fitri’ yang sedang dialami oleh ajang penghargaan yang “katanya” prestisius bagi perfilman kita tersebut. Mohon maaf, saya benar-benar tidak bisa banyak komentar terhadap kondisi tersebut. Silakan simak ulasan lengkap dari Hery Suby di Curhat Sinema lewat bahasannya yang lengkap mengenai FFI tahun ini. Mulai dari “pertanyaan imajiner” sampai “investigasi” mengenai versi nominasi yang berbeda dari versi kontroversial pemecatan dewan juri Festival Film Indonesia itu.

Selamat menyimak!

Advertisements

One thought on “Brokat: Rekap “Oscar’s precursors” (Indie, Gotham, etc), host Oscar diumumkan, dan kontroversi FFI

  1. I Like youurr post bang awya….. winter’s bone yang perasaanku biasa aja kog banyak dapat atensi yaahh. Sepakat ama keterkagetan “Buried” yang menang di sektor naskah dan hilangnya 127 Hours yang lost dari peredaran (pertanyaan besar tuuhh)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s