Cannes Winners & Critics’ Favorite: Is “Uncle Boonmee” so “Biutiful”?

Surprise, surprise, “Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives” akhirnya meraih penghargaan tertinggi di Cannes tahun ini. Oops, bukan surprise juga ternyata ketika sebenarnya saya telah memprediksinya beberapa minggu yang lalu, bahwa ini hanyalah menyangkut waktu seorang Apichatpong Weerasethakul untuk meraih penghargaan tertingginya di festival yang membesarkan namanya. Ketika akhirnya pujian melimpah berdatangan untuk film ini, bisa dipastikan bahwa inilah waktunya untuk seorang “Joe” (nama panggilannya) meraih posisi paling prestisius di ajang festival terbesar di dunia tersebut. Sangat menyenangkan rasanya karena “Uncle Boonmee” sendiri seperti yang pernah saya tulis adalah film paling saya tunggu di ajang tersebut. Mengingat salah satu filmnya merupakan favorit saya dekade lalu, “Syndromes and A Century” (film keempat saya dekade ’00 lalu dan film nomor satu saya di tahun 2006). Selamat, Joe!

Peringkat kedua, alias Grand Prix diraih oleh “Of Gods and Men”. Ini menjadikan dua tahun berturut-turut film dari negeri asal festival ini (Perancis) meraih posisi ini, mengingat tahun lalu “A Prophet” juga meraih Grand Prix setelah “The White Ribbon” meraih penghargaan utama. “Of Gods and Men” sendiri memiliki kemungkinan akan menjadi pilihan Perancis untuk mewakili negerinya di kancah Oscar nanti mengingat film tersebut telah dibeli oleh distributor Amerika, jadi nampaknya memiliki prospek yang baik ke depannya. Mengingat pula tema yang digusung nampaknya cukup “ramah” dengan wilayah Oscar yaitu: pembunuhan masal para biarawan di Algeria. Sedangkan untuk peringkat ketiga, atau Jury Prize diraih oleh “A Screaming Man”.

Di kategori Best Director dimenangkan oleh Mathieu Amalric yang sebelumnya mendapat sambutan meriah atas penampilannya di “The Diving Bell and the Butterfly” (yang uniknya memenangkan kategori Best Director juga waktu itu), tahun ini hadir lewat debutnya sebagai sutradara lewat “Tournee”, yang mungkin sedikit mengagetkan karena pemilihannya, namun tidaklah semengagetkan pemilihan tahun lalu ketika Briliante Mendoza dinobatkan sebagai Best Director yang diikuti oleh olok-olok karena kenyataannya filmnya sendiri dinobatkan sebagai film terburuk di Cannes.

Di kategori akting, seperti yang telah diprediksi, Juliet Binoche (Certified Copy) melenggang sebagai Best Actress. Sedikit trivia, Juliet Binoche adalah salah satu aktris yang berhasil mengoleksi tiga penghargaan festival terbesar di dunia: Best Actress di Venice Film Festival lewat “Three Colour: Blue”, Best Actress di Berlin Film Festival lewat “The English Patient”, dan tentunya Cannes sendiri. Belum lagi jika menyebut kalau dia juga telah memiliki sebuah Oscar di kamarnya. Di kategori Best Actor, terjadi split untuk Javier Bardem (Biutiful) dan Elio Germano (La Nostra Vita) yang menandakan bahwa sebagian juri tidak setuju jika Javier Bardem dinobatkan sebagai Best Actor meskipun sebenarnya pujian berdatangan, namun review negatif untuk “Biutiful”  (kalau ada yang penasaran mengapa “Biutiful” begitu divisive, coba baca artikelnya di sini) nampaknya menghambat sang aktor untuk berjalan mulus dan harus berbagi penghargaan.

Untuk kategori Best Screenplay, wakil asia lagi, Lee Chang-dong (Poetry) dari Korea Selatan berjaya lagi setelah tahun 2007 lalu mengantarkan aktrisnya lewat “Secret Sunshine” meraih Best Actress. Ada kabar yang menyebutkan bahwa “Poetry” kemungkinan besar akan dikirim negerinya untuk mewakili dalam kancah Oscar. Tidak seperti “Mother” tahun lalu yang temanya sedikit kurang Oscar-friendly, nampaknya “Poetry” punya peluang yang lebih besar untuk merangsek di nominasi Oscar. Sementara untuk kategori lain seperti Camera d’Or (tahun lalu  pemenangnya “Samson and Delilah” dari Australia) yang kali ini dipresentasikan oleh Gael Garcia Bernal sebagai ketua juri diraih Michael Rowe lewat “Ano Bisiesto”. Untuk Short Film dimenangkan oleh “Chienne d’Histoire”. Sementara peraih untuk kategori “Un Certain Regard” alias kompetisi strata B di festival ini diraih oleh film dari Korea Selatan juga yaitu “Ha Ha Ha” dari Hong Sangsoo

Bagaimana penilaian kritikus?

Indiwire.com seperti biasa setiap tahunnya selalu mengumpulkan para kritikus yang bertandang ke Cannes untuk membuat polling dan menilai film-film yang telah mereka tonton, kemudian hasilnya diumumkan sebagai pilihan dari para kritikus itu sendiri. Berikut nilai (dalam sistem A-F) dari masing-masing kritikus yang bertandang ke Cannes untuk beberapa film:

“Another Year”

Average Rating: B+

(dari 19 kritikus, 9 orang memberi nilai A, nilai terendah D diberikan oleh Robert Koehler)

Alex Billington D

FirstShowing.net
Brian Brooks A-

indieWIRE
Justin Chang B+

Variety
Mike D’Angelo B-

Freelance
Stephen Garrett A-

Time Out New York
Michael Giltz A

The Huffington Post
Danny Kasman B-

The Auteurs
Ben Kenigsberg B+

Time Out Chicago
Robert Koehler D

Film Critic/Programmer
Eric Kohn A

indieWIRE
Eric Lavallée B+

IONCINEMA.com
Guy Lodge A-

InContention
Todd McCarthy C

indieWIRE
Patrick Z. McGavin A-

Lightsensitive.typepad.com
Rob Nelson A-

Variety
Matt Noller B

Slant Magazine
James Rocchi A

MSN Movies
Sasha Stone A+

AwardsDaily
Anne Thompson A-

Thompson on Hollywood

“Biutiful”

Average Rating: C+

(dari 17 kritikus, empat kritikus memberi nilai A, selebihnya mixed, Eugene Hernandez memberi D+, bahkan ada yang memberi nilai nol alias F dari Robert Koehler)

Alex Billington A (Review)

FirstShowing.net
Justin Chang C+ (Review)

Variety
Mike D’Angelo C+

Freelance
Stephen Garrett A

Time Out New York
Michael Giltz B (Review)

The Huffington Post
Eugene Hernandez D+

indieWIRE
Ben Kenigsberg C-

Time Out Chicago
Robert Koehler F

Film Critic/Programmer
Eric Lavallée B

IONCINEMA.com
Guy Lodge C+ (Review)

InContention
Todd McCarthy B-

indieWIRE
Patrick Z. McGavin B-

Lightsensitive.typepad.com
Rob Nelson D+

Variety
Matt Noller C-

Slant Magazine
James Rocchi C-

MSN Movies
Sasha Stone A+

AwardsDaily
Anne Thompson A-

Thompson on Hollywood

“Copie Conforme” (Certified Copy)

Average Rating: B+

(dari 13 kritikus, enam kritikus memberi nilai A, dengan nilai terendah C)

Justin Chang B+

Variety
Stephen Garrett A

Time Out New York
Michael Giltz B-

The Huffington Post
Eugene Hernandez B+

indieWIRE
Ben Kenigsberg A-

Time Out Chicago
Robert Koehler C

Film Critic/Programmer
Eric Lavallée B+

IONCINEMA.com
Guy Lodge A

InContention
Todd McCarthy B-

indieWIRE
Patrick Z. McGavin A-

Lightsensitive.typepad.com
Rob Nelson B-

Variety
Matt Noller A

Slant Magazine
James Rocchi A

MSN Movies

“Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives”

Average Rating: A-

(dari lima belas kritikus, sebelas diantaranya memberi nilai A, nilai terendah C+ saja)

Justin Chang A-

Variety
Stephen Garrett A-

Time Out New York
Michael Giltz B-

The Huffington Post
Eugene Hernandez A

indieWIRE
Danny Kasman A-

The Auteurs
Ben Kenigsberg A-

Time Out Chicago
Robert Koehler A+

Film Critic/Programmer
Eric Kohn A

indieWIRE
Eric Lavallée B-

IONCINEMA.com
Guy Lodge C+

InContention
Todd McCarthy B-

indieWIRE
Patrick Z. McGavin A

Lightsensitive.typepad.com
Rob Nelson A

Variety
Matt Noller A

Slant Magazine
James Rocchi A-

MSN Movies

Untuk melihat nilai untuk film-film lainnya, silakan kunjungi panduan Cannes di sini.

Berikut daftar pemenang Cannes Film Festival 2010:

Palme d’Or:
Uncle Boonmee Who Can Recall His Past Lives directed by Apichatpong Weerasethakul

Grand Prix (runner-up):
Des Hommes Et Des Dieux (Of God and Men), directed by Xavier Beauvois

Prix de la Mise en Scene (best director):
Mathieu Amalric for “Tournée” (On Tour)

Prix du Scenario (best screenplay):
Poetry by Lee Chang-dong

Camera d’Or (best first feature):
Año Bisiesto directed by Michael Rowe

Prix du Jury (jury prize):
A Screaming Man directed by Mahamat-Saleh Haroun

Prix d’interpretation feminine (best actress):
Juliette Binoche for “Certified Copy” (directed by Abbas Kiarostami)

Prix d’interpretation masculine (best actor – a Tie):
Javier Bardem for “Biutiful” (directed by Alejandro González Iñárritu)
and
Elio Germano for “La Nostra Vita” (directed by Daniele Luchetti)

Palme d’Or (short film):
Chienne d’Histoire directed by Serge Avedikian
Also winning awards at the Festival de Cannes:

UN CERTAIN REGARD
Prize of Un Certain Regard: Ha Ha Ha, directed by Hong Sangsoo
Jury Prize: Octubre, directed by Daniel Vega & Diego Vega
Special Prize: The three actresses—Adela Sanzhez, Eva Bianco, and Victoria Rapos—from Ivan Fund & Santiago Losa’s Los Labios (The Lips)

DIRECTORS’ FORTNIGHT
Art Cinema Award: Pieds nus sur les limaces, directed by Fabienne Berthaud (France)
Prix SACD/SACD Prize: Illégal, directed Olivier Masset-Depasse (Belgium – Luxembourg – France).
Label Europa Cinemas: Le Quattro Volte, directed by Michelangelo Frammartino (Italy)
PRIX SFR: “Cautare,” directed Ionut Piturescu (Romania) and “Mary Last Seen,” directed by Sean Durkin (USA)
Palm Dog Award: Vuk, the goatherd’s dog in Le Quattro Volte, directed by by Michelangelo Frammartino

INTERNATIONAL CRITICS’ WEEK
Grand Prix Semaine de la Critique: Armadillo, directed by Janus Metz
SACD Prize: Bi, dung so! (Bi, Don’t Be Afraid!), directed by Phan Dang Di
ACID/CCAS Support: Bi, dung so!, directed by Phan Dang Di
OFAJ (Very) Young Critic Award: Sound of Noise, directed by Ola Simonsson & Johannes Stjaerne Nilsson
Canal+ Award for Best Short Film: “Berik,” directed by Daniel Joseph Borgman
Kodak Discovery Award for Best Short Film: “Deeper Than Yesterday,” directed by Ariel Kleiman

FIPRESCI CRITICS AWARDS
Cannes Competition: Tournée” (On Tour) directed by Mathieu Amalric
Un Certain Regard: Pal Adrienn, directed by Agnes Kocsis
Director’s Fortnight/Critics’ Week: Todos vos sodes capitans, directed by Olivier Laxe

QUEER PALM AWARD:
Kaboom, directed by Gregg ArakiFull list of winners:

Advertisements

7 thoughts on “Cannes Winners & Critics’ Favorite: Is “Uncle Boonmee” so “Biutiful”?

  1. Awyaaaaa.. kompit bgt deh postingan Cannes-nyaaa. sukaa banget! keep up the good work ya..

    Gue gak ngikutin Cannes banget, tp lumayan tau lah film2 model Wind That Shakes teh barley, sama 4 month 3 weeks 2 days atau Elephant, yg menang2 Cannes dulu..

    Sirik bgt deh film Thailand bisa menang, kapan ya giliran film Indonesia.. hahaha..

  2. asyik info2x…blog film bermutu…salam kenal…
    nanya domg…dapetkan DVD film festival (bajakan yg ori tapi…hehehe)gmn ya…?? soalx sy koleksi film2 pemenang festival…aplg yg director2 besar..peleez ya di share infox..soalx dah frustasi dgn kota sy (makassar) yg jualanx udik..film2 bioskop dua satu itu..yg mutux banyakan kekanak2an…

  3. eh Awya..sekedar info lho…link blog kamu sy pajang lho di dinding blog sy..itu tanda saking respectx sy dengan ulasan2 film kamu…jujur mantabh bro…
    seumpama kita bs ketemu langsung…gw bakal merasa senang abis ngobrol abis smlm suntuk dgn kamu tentang film2 spektakuler itu…tentang akira kurosawa, gaspar noe, madjid majidi, giuseppe tornatore, wisit sasanitieng..eric khoo..quentine tarantino..tim burton de el el…
    terus ngasih ulasan ya…diskusi lewat e-mail jg boleh..jgn lupa soal dvd bajakan itu lho..hehehe…salam kenal…

  4. Hai, salam kenal juga. ngomong ttg film-film festival memang susah sekali nyarinya di lapak-lapak dvd. Biasanya yang paling gampang ya donlod. Atau saya biasanya mesen di rekan-rekan Kaskus yang biasanya banyak jual dvd langka.

  5. Iseng2 buka link dari oom Amir (@hyperion_linx) dan lanjut ngebrowse trus nemu artikel Cannes yang LUAR BIASA ini !!!
    I’m so happy that I found ur blog awya !!! 😀

    Can’t wait to read more of ur posts !!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s