30 Songs of the Decade

Sekarang saatnya untuk berbicara tentang musik. Maksudnya yang tidak ada hubungannya dengan film. Ini sekedar daftar lagu-lagu yang paling saya sukai dalam kurun waktu sepuluh tahun ini.

30 SONGS OF THE DECADE

(Rule: 1 artist max. 2 songs only)

[#30-#21]

#30. “Stan” by Eminem

#29. “A Certain Romance” by Arctic Monkey

#28. “Bro’s” by Panda Bear

#27. “Heartless” by Kanye West

#26. “Warwick Avenue” by Duffy

#25. “Toxic” by Britney Spears

#24. “Crazy” by Gnarls Barkley

#23. “Maps” by Yeah Yeah Yeahs

#22. “My Love” by Justin Timberlake

#21. “Want You to Know” by Freelance Hellraiser

[#20-#11]:

#20. “1901” by Phoenix

#19. “Daughters” by John Mayer

#18. “Since U Been Gone” by Kelly Clarkson

#17. “Feel Good, Inc.” by Gorillaz

#16. “Strawberry Swing” by Coldplay

#15. “Hard to Explain” by The Strokes

#14. “Fireworks” by Animal Collective

#13. “15 Step” by Radiohead

#12. “Chicago” by Sufjan Stevens

#11.“Neighborhood #2 (Laika)” by Arcade Fire

[THE TOP TEN]

#10. “Digital Love” by Daft Punk (2001). Mungkin ini lagu paling personal saya di daftar ini. Awal kuliah dulu di pertengahan 2006, pertama kalinya saya mengetahui lagu ini dari sebuah iklan handphone yang memakai lagu ini sebagai iringan iklannya. Lirik yang sederhana ini dipadukan dengan musikalitas elektronik, menjadikannya lagu yang asik tentang masa-masa ceria yang begitu lugu. Mendengar “Digital Love” seperti kembali ke masa hijau. Masa ketika pubersitas adalah bahasan begitu klise. Masa ketika pertama kali merasakan rasanya mencintai seseorang. Taksir-taksiran. Di paruh pertama kita mendengar alunan elektronik yang kental, di paruh kedua nyaringnya gitar begitu eksplosif hingga membuat kemasan lagu ini begitu sempurna. Jika ada lagu yang selalu membuat saya tersenyum ceria mendengarnya, inilah dia.

#9. “Umbrella” by Rihanna (2007). Rihanna, memang tidak memiliki kemampuan bernyanyi sehebat Beyonce atau Christina Aguilera. Rihanna pun tidak pernah menciptakan lagunya sendiri sehebat Alicia Keys. Namun apa yang membuatnya istimewa? Hal itu terekam oleh “ella” yang terdengar begitu asik dan tersimpan di ingatan dengan lekat. Ketika sebuah lagu berhasil melekat begitu apik, itulah yang disebut karakter. Bukan bermaksud bagaimana, lagu yang awalnya ditawarkan kepada Britney Spears yang akhirnya ditolak, lalu ditawarkan lagi ke Mary J. Blige namun tidak juga sepakat, sulit rasanya untuk membayangkan akan ada yang mampu menyanyikan sebagus versi Rihanna. Bukan perkara “Umbrella” sebuah lagu yang terlampau catchy menjadi alasan saya memilihnya, namun dari awal “Umbrella” adalah bentuk sempurna dari sebuah lagu komersil + kualitas. Kombinasi apik R&B, house, serta Hip Hop yang pada dasarnya merupakan pop secara keseluruhan. Tidak hanya dinobatkan menjadi salah satu lagu tersukses dekade ini, namun banyak pula kritikus musik menyebutnya salah satu lagu terbaik dekade ini. Kuncinya: apapun lagu yang melibatkan nama jenius Jay Z, hasilnya tidak akan mengecewakan.

#8. “Clocks” by Coldplay (2002). Saya menyebutnya, opening lagu terbaik dekade ini. Dentingan piano merdu, syahdu, namun menyimpan sisi misterius, kelam yang lekat, ditemani dengan headvoice yang terdengar menyanyat dari Chris Martin, selalu menyadarkan saya bahwa lagu ini begitu enak didengar. Mendengar “Clocks” adalah 5 menit waktu senggang yang begitu impresif.

#7. “Brothersport” by Animal Collective (2009). “Brothersport” merupakan track penutup dalam album “Meriwether Post Pavilion” sekaligus memberikan impresi paling sempurna untuk menobatkan albumnya sebagai salah satu yang terbaik dekade ini. Dalam “Brothersport” kekuatan lirik yang sederhana sebenarnya hanya berperan untuk menggambarkan apa yang ingin disampaikan lagu ini seperti kebanyakan lagu yang ada. Namun, dalam durasinya yang nyaris 6 menit, musikalitas dipertontonkan dengan begitu apik dan epik, sehingga semangat yang muncul begitu nyaring dan teguh. Benar-benar lagu yang brilian!

#6. “Jesus Walks” by Kanye West (2004). Ini adalah Kanye West. Ini adalah salah satu lagu kontroversialnya. Ini adalah salah satu masa dimana orang mulai membencinya. Kanye West bercerita tentang Jesus. Bercerita tentang ketidakpercayaan akan keyakinannya. Kontradiktif. Sebuah lagu yang begitu orisinil dari seseorang yang benar-benar orisinil.

#5. “Wake Up” by Arcade Fire (2004). Sempat kebingungan untuk memilih lagu yang paling saya sukai dari “Funeral”. Lalu mengapa harus “Wake Up”? Tentu saja karena “Wake Up” adalah puncak meditasi dari perjalanan kehidupan yang diceritakan Arcade Fire dalam “Funeral”. Sekedar mencerahkan, inilah lagu yang dijadikan musik pengiring trailer dari “Where the Wild Things Are”.

#4. “Paper Planes” by M.I.A (2007). Dalam interpretasi lagu ini, M.I.A sendiri membeberkan liriknya sebagai gambaran kondisi imigran yang terjadi di Amerika. Entahlah, apakah bunyi pistol yang ada di lagu ini begitu menggambarkan apa yang ingin dia sampaikan, setidaknya sang penyanyi menyerahkan semuanya pada interpretasi pendengar. Apa yang membuat “Paper Planes” begitu istimewa? Tentu saja suara pistol dan cash register yang muncul di lagu ini. Kombinasi yang unik. Lagu terunik dekade ini.

#3. “All My Friends” by LCD Soundsystem (2007). Inilah dia, magnus opus 7 menit dari James Murphy yang begitu epik. Lagu yang mengandalkan melodi piano ini sebenarnya merupakan kombinasi paling pas untuk menggambarkan asam garamnya kehidupan masa muda tentang transisi menjadi sosok yang dewasa seperti diceritakan lirik lagu ini. “All My Friends” memberikan transisi itu dengan melodi yang rapi, tanpa harus terdengar membosankan. Alih-alih memberikan deru drum yang riuh, “All My Friends” konsisten dengan bunyi pianonya sepanjang lagu, dengan pemanis perkusi mengiringinya. Perpaduan lirik yang begitu jujur tentang menjadi seseorang yang dewasa. Rasanya, ingin segera memainkan piano setiap kali selesai mendengar lagu ini.

#2. “Hey Ya” by Outkast (2003). Lagu ini begitu populer ketika dirilis. Saya ingat sekali begitu menahan tawa ketika melihat videonya dulu semasih di bangku sekolah menegah. Mulai dari lirik pembuka: “1,2 3, uh!” yang sudah mengkomandani kita untuk siap-siap menjentakkan kaki. Sampai kemudian: “Shake it! Shake it! Shake it like a Polaroid picture!” adalah beat paling enerjik dengan kombinasi hentakan paling mengagumkan dekade ini. Senang rasanya lagu yang begitu menarik ini, mendapat respon positif dari kritikus serta publik. Saya tahu lagu ini termasuk R&B, Hip Hop dan sejenisnya. Tapi lagu sekeren ini saya nobatkan sebagai: The. Best. Dance. Song. Of . The. Decade. Or maybe ever?


#1. “Idioteque” by Radiohead (2000). Inilah lagu terbaik dekade ini versi saya. Mari berandai-andai, jika album “Kid A” adalah sebuah narasi panjang yang memerlukan ornamen dan struktur naratif untuk membangun sebuah cerita sehingga membuatnya seperti sebuah roman atau novel, maka “Idioteque” adalah klimaks dari runutan kisah yang diperdendangkan. Apa yang diceritakan “Idioteque”? Seperti kebanyakan lagunya, berbagai macam interpretasi bisa saja muncul. Namun, apa yang bisa ditangkap adalah Radiohead bercerita tenang bumi. Bercerita tentang kekacauan yang terjadi di dunia ini. Maka tak heran jika album “Kid A” sendiri sempat disebut-sebut telah memprediksi tragedi 9/11 secara tidak langsung. Dalam “Ideoteque”, Radiohead memecah tembok sisi rock dengan menghadirkan nuansa elektro epik seperti ini. Misterius. Ekstravagansa musikalitas. Tidak ada lagu di dekade ini yang mengalahkan magis melodi sebrilian ini. Titik.

BEST SONGS OF THE DECADE FROM PUBLICATIONS:

ROLLING STONE

  1. Gnarls Barkley – Crazy
  2. Jay-Z – 99 Problems
  3. Beyonce – Crazy in Love
  4. Outkast – Hey Ya!
  5. M.I.A – Paper Planes
  6. The White Stripes – Seven Nation Army
  7. Yeah Yeah Yeahs – Maps
  8. Amy Winehouse – Rehab
  9. U2 – Beautiful Day
  10. Eminem – Stan

PITCHFORK (my personal favorite music site)

  1. Outkast – B.O.B
  2. LCD Soundsystem – All My Friends
  3. M.I.A – Paper Planes
  4. Beyonce – Crazy in Love
  5. Daft Punk – One More Time
  6. Yeah Yeah Yeahs – Maps
  7. Missy Elliot – Get Ur Freak On
  8. Radiohead – Idioteque
  9. Animal Collective – My Girls
  10. Arcade Fire – Neighborhood #1 (Tunnels)

PRETTY MUCH AMAZING

  1. LCD Soundsystem – All My Friends
  2. Radiohead – Idioteque
  3. Outkast – B.O.B
  4. Britney Spears – Toxic
  5. Animal Collective – My Girls
  6. Arcade Fire – Wake Up
  7. TV on the Radio – Wolf Like Me
  8. Outkast – Hey Ya!
  9. Gnarls Barkley – Crazy
  10. M.I.A – Paper Planes

POPDOSE

  1. Outkast – Hey Ya!
  2. Gnarls Barkley – Crazy
  3. Rihanna – Umbrella
  4. Kelly Clarkson – Since U Been Gone
  5. Jay Z – 99 Problems
  6. Johny Cash – Hurt
  7. Eminem – Stan
  8. Bruce Springsten – The Rising
  9. Jimmy Eat World – The Middle
  10. Green Day – American Idiot

SPINNER

  1. Gnarls Barkley – Crazy
  2. The Strokes – Last Night
  3. U2 – Beautiful Day
  4. Beyonce – Crazy in Love
  5. Bruce Springsteen – My City of Ruins
  6. Green Day – American Idiot
  7. The White Stripes – Seven Nations Army
  8. Rihanna – Pon De Replay
  9. Justin Timberlake – Cry Me A River
  10. The Flaming Lips – Do You Realize?

Nantikan untuk edisi albumnya besok! See ya!

Advertisements

4 thoughts on “30 Songs of the Decade

  1. banyak bgt yg saya suka dari listnya! wake up sekarang jadi music alarm saya di handphone dan suka bgt sama clocks & hey ya juga! bener bgt tentang umbrella, dan kayaknya kategori ‘Monster Single Of The Year’ pas VMA 2007 dibuat khusus cuman untuk umbrella hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s