International Cinephile Society (ICS)’s 100 Films of 1990s

Beberapa waktu lalu ketika saya mengumumkan 10 film terbaik saya di dekade 2000-an yang juga memuat daftar sementara film favorit saya sepanjang masa, saya sempat menyebutkan sedang dalam proses penggodokan untuk merangkum film-film terbaik di tahun 90-an. Dimana bisa dilihat untuk daftar sementara, saya menempatkan karya Terence Malick “The Thin Red Line” di posisi pertama.

Berdampingan dengan giatnya saya mengumpulkan film-film di era 90-an, beberapa hari lalu, saya menemukan postingan Ladylurks di AwardsDaily yang memaparkan hasil polling dari ICS (International Cinephile Society) mengenai daftar 100 film terbaik di era 90-an yang pollingnya baru saja dilakukan. Para pemilih berjumlah 24 orang berasal dari 10 negara dari berbagai pihak yang berkecimpung di dunia perfilman atau aktif di perfilman. Seperti namanya sendiri, perkumpulan “cinephile” tentunya sangat jarang ditemukan karya-karya mainstream di pilihannya. Melainkan kita akan menemukan karya-karya independen dan arthouse. As you know, list seperti ini adalah makanan yang mahalezat di meja makan saya.

Menengok daftar lengkapnya, sudah dipastikan tidak akan menemukan film-film seperti “Titanic”, “Forrest Gump” atau “The Matrix”. Bahkan “The Shawsank Redemption” serta “Saving Private Ryan” pun tidak masuk (thank God film perang paling overrated sepanjang masa ini tidak ada!). Namun, tetap saja ada film-film yang lumayan mainstream seperti “The Silence of the Lambs”, “Babe”, “American Beauty”, “Nightmare Before Christmas” serta “Se7en” yang mengisi daftarnya. Semuanya saya suka. Tentunya juga adalah “Starship Troopers” yang sebenarnya baru saya ketahui cukup diapresiasi oleh pencinta film-film independen. Mungkin mengingat yang membuat adalah Paul Verhoeven yang jelas memiliki penggemar fanatic tersendiri. Sedikit terkejut dengan tingginya posisi “The Englist Patient” dan juga “Sense and Sensibility” (curhat: skenario filmnya sudah berhasil menjadi sebuah skripsi setebal 90 halaman di tangan saya), serta film Ang Lee lainnya “The Ice Storm” bahkan berhasil masuk sepuluh besar. Jadi penasaran dengan film yang satu ini.

Merasa bahagia karena “The Thin Red Line” berada di posisi puncak. Karya masterpiece Terence Malick ini merupakan salah satu film perang terbaik yang pernah ada. Film perang paling puitis yang pernah dibuat di jagat raya ini. Semakin senang pula karena Wong Kar-Wai (you know how much I admire him) berhasil memasukkan empat filmnya sekaligus. “Chungking Express”, “Days of Being Wild”, “Fallen Angels”, dan “Happy Together”, tiga diantaranya jelas akan masuk list saya (belum nonton Fallen Angels). Senang juga karena “Eyes Wide Shut” masuk di sepuluh besar, begitupun dengan “Breaking the Waves”-nya Lars von Trier. Hanya saja sampai saat ini belum sempat menyimak Three Color Trilogy: Blue, White, and Red-nya sutradara Polandia, alm. Krzysztof Kieslowski yang dipujapuji itu. Di seratus besar juga masuk karya magnum opus film berdurasi tujuh setengah jamnya Bela Tarr “Santantango” dan juga film yang dari dulu ingin saya tonton, “A Brighter Summer Day” dari Edward Yang.

Commentary untuk The Thin Red Line:

The beauty of The Thin Red Line — much like the expressionist films of F.W. Murnau which were a partial influence for Malick — is that despite being so “unrealistic,” it manages to strike true to some very real conundrums in the human condition and natural order. The truths it conveys are ultimately more relevant to the human experience than the horror of bullets aimed in our direction, something most viewers will thankfully never experience outside of the theater.

Daftar sepuluh (sementara) film terbaik di era 90-an versi saya:

  1. The Thin Red Line (Terrence Malick, 1998, USA)
  2. Pulp Fiction (Quentin Tarantino, 1994, USA)
  3. Princess Mononoke (Hayao Miyazaki, 1997, Japan)
  4. Chungking Express (Wong Kar-Wai, 1993, Hong Kong)
  5. Magnolia (Paul Thomas Anderson, 1999, USA)
  6. Schindler’s List (Steven Spielberg, 1993, USA)
  7. Breaking the Waves (Lars von Trier, 1996, Denmark)
  8. Rushmore (Wes Anderson, 1997, USA)
  9. Eyes Wide Shut (Stanley Kubrick, 1999, USA)
  10. The Truman Show (Peter Weir, 1997, USA)

DAFTAR 50 FILM ERA 90 VERSI ICS:

(Daftar lengkap 100 film serta commentary-nya silakan simak di sini)

01. The Thin Red Line (Malick, 1998)
02. Short Cuts (Altman, 1993)
03. Trois couleurs: Rouge (Kieslowski, 1994)
04. Breaking the Waves (von Trier, 1996)
05. The Age of Innocence (Scorsese, 1993)
06. My Own Private Idaho (Van Sant, 1991)
07. Eyes Wide Shut (Kubrick, 1999)
08. Trois couleurs: Bleu (Kieslowski, 1993)
09. The Ice Storm (Lee, 1997)
10. Goodfellas (Scorsese, 1990)

11. Being John Malkovich (Jonze, 1999)
12. LA Confidential (Hanson, 1997)
13. Sense and Sensibility (Lee, 1995)
14. The Double Life of Véronique (Kieslowski, 1991)
15. Safe (Haynes, 1995)
16. All About My Mother (Almodóvar, 1999)
17. Unforgiven (Eastwood, 1992)
18. The Remains of the Day (Ivory, 1993)
19. Pulp Fiction (Tarantino, 1994)
20. The English Patient (Minghella, 1996)

21. Chungking Express (Wong, 1994)
22. Close-Up (Kiarostami, 1990)
23. The Grifters (Frears, 1990)
24. Barton Fink (Coen & Coen, 1991)
25. The Piano (Campion, 1993)
26. Secrets & Lies (Leigh, 1996)
27. A Taste of Cherry (Kiarostami, 1997)
28. Ed Wood (Burton, 1994)
29. Lost Highway (Lynch, 1997)
30. Happy Together (Wong, 1997)

31. Mother and Son (Sokurov, 1997)
32. Magnolia (Anderson, 1999)
33. Howards End (Ivory, 1992)
34. Les amants du Pont-Neuf (Carax, 1991)
35. The Long Day Closes (Davies, 1992)
36. The Silence of the Lambs (Demme, 1991)
37. Naked Lunch (Cronenberg, 1991)
38. Heavenly Creatures (Jackson, 1994)
39. Lone Star (Sayles, 1996)
40. Raise the Red Lantern (Zhang, 1991)

41. Edward Scissorhands (Burton, 1990)
42. Naked (Leigh, 1993)
43. Fargo (Coen & Coen, 1996)
44. Schindler’s List (Spielberg, 1993)
45. Husbands and Wives (Allen, 1992)
46. Beauty and the Beast (Trousdale & Wise, 1991)
47. The Truman Show (Weir, 1998)
48. La belle noiseuse (Rivette, 1991)
49. Miller’s Crossing (Coen & Coen, 1990)
50. Sátántangó (Tarr, 1994)

Advertisements

2 thoughts on “International Cinephile Society (ICS)’s 100 Films of 1990s

  1. Pas baca list dari ICS diatas sebetulnya pendapat saya justru malah, well, sebetulnya pengkategorian mainstream atau indie itu sulit sekali dibikin kriterianya.susah karena semuanya based on taste manusia yang nggak ada alat pengukur jelas,so let’s say it’s not reliable
    Beauty and the Beast dan Silence of the Lambs seinget saya pernah masuk oscar, dan tentunya patokan utama, well, mereka populer
    dan ada apa nih dengan Saving Private Ryan? buat saya 10 menit pertama adalah scene film perang paling oke, dan same like TDK, semua war movie yang dibuat paska 98 akan dibandingkan dengan SPR

  2. yup, memang antara mainstream atau indie itu “kadang” sekedar taste, namun sebenarnya bisa dilihat dari org2 terlibat di dalamnya, serta studio yang membacking film tersebut (penilaian secara kasarnya). Itulah mengapa saya menyebut list ICS ini (di paragraf 2) cukup terbuka dengan memasukkan beberapa karya mainstream, termasuk Silence of the Lambs yang populer.

    Tentang SPR, yup 10 menit pertama adalah karya mengagumkan, namun seperti apa yang banyak dikritisi orang,selepas 45 menit selanjutnya SPR berubah menjadi film perang biasa yang kadar ceritanya melemah di pertengahan kedua film ini. TDK memang menjadi juru kunci bangkitnya format superhero (meskipun saya masih sedikit percaya Spiderman 2 adalah awal pembangkit genre tersebut), namun kalau film perang saya rasa Apocalypse Now masih menjadi acuan orang dalam membandingkan sebuah film perang terbaik. Maka rasanya tidak mengherankan kalau SPR tidak masuk list ini. Disamping ya, saya sangat benci dengan ending melodramatik film ini. Hehehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s