Oscar Predictions (October)


oscar-academy-award2Tinggal dua bulan lagi menjelang penutupan akhir tahun. Dan tinggal dua bulan lagi waktunya film-film yang ingin bersaing di ajang Oscar untuk menunjukkan giginya di bioskop-bioskop LA dan New York, sebelum akhirnya tanggal 31 Desember tengah malam gong tanda akhir kualifikasi film-film yang berhak bersaing berdentang dengan keras. Menarik menyimak perjalanan Oscar tahun ini, karena belum ada satu film yang bisa dijadikan jaminan akan menjadi pemegang trophy utama. Tidak ada kejutan yang begitu gegap gempita, layaknya Slumdog Millionaire, meski muncul Up in the Air, tetapi belum berhasil juga meraih People’s Choice Awards di Sundance yang akhirnya diraih oleh Precious: Based on Novel “Push” by Sapphire (kenapa judulnya jadi panjang lagi ya? padahal sudah bagus simple “Precious” saja). Dua film tadi saya pastikan akan masuk nominasi Best Picture, percaya deh, dengan slot 10 film, tak mungkin film ini dilupakan begitu saja. Nampaknya kita bisa mengucapkan bye bye untuk Amelia dulu ya. Setelah disembelih habis-habisan oleh para kritikus, dan menjadi kandidat flop of the year, dapat dipastikan film ini tidak akan berada di daftar 10 terbaik. Film-film yang mempunyai taring di Oscar sudah mulai bermunculan, namun tetap front-runner dari awal tahun masih menunggu perilisan bulan Desember nanti. The Lovely Bones, Invictus, dan Nine adalah tiga film yang belum pernah dilihat secara luas dan masih disimpan begitu rapat. Nine sempat diperlihatkan kepada beberapa orang dengan editan yang kasar dan beberapa scene yang belum dipermak, serentak mengganguk filmnya bagus. The Lovely Bones punya gema yang begitu gencar. Sedangkan Invictus kelihatan melempen, seperti menghindari buzz yang terlalu besar, tapi sepertinya mencoba menawarkan kejutan. Baiklah, yang namanya prediksi, siapa pun boleh memilih apa saja yang dianggap layak bersaing di Oscar. Melihat track record dan filmmaker yang ada di belakangnya, terkadang bisa ditebak jatuhnya ke arah mana filmnya nanti, tanpa harus melihat filmnya dulu. Begitulah mengapa ketika film dengan nama Peter Jackson, Clint Eastwood, dan Rob Marshall  berperan di belakangnya, film tersebut akan memiliki ekspektasi besar dari berbagai pihak.

Inilah prediksi Awya Ngobrol untuk Oscar tahun ini di bulan Oktober. Sebenarnya saya sudah membuat prediksi untuk bulan September kemarin. Hanya saja prediksi tersebut saya posting di twitter sebagai proyek “membunuh waktu” hahaha. Untuk prediksi bulan ini ada Best Picture, Best Actress, Best Actor, Best Supporting Actress, Best Supporting Actor, Best Adapted Screenplay, Best Original Screenplay, Best Foreign Language Film, dan Best Animated Feature.

Semua prediksi didasarkan atas buzz yang muncul dari para kandidat. Termasuk review dari para kritikus, banyaknya diskusi di web, dan tentu saja personal feeling tentang kandidat yang nampaknya punya kans di ajang ini. Agar tidak bingung baca dulu petunjuk note prediksinya.

Notes:

  • Nama diurutkan secara alphabetis.
  • Nama yang dicetak TEBAL merupakan favorit saya sebagai pemenang.
  • (*) menandakan kandidat yang saya prediksi secara objektif akan menjadi pemenang berdasarkan oscar buzz yang diterima (buzz berasal dari review kritikus, apresiasi dan prediksi para blogger yang memantau Oscar, dan raihan penghargaan serta penerimaan dari berbagai festival <precursor>).


Best Actor:

a_single_man

  1. Colin Firth – A Single Man (*)
  2. George Clooney – Up in the Air
  3. Jeremy Renner – The Hurt Locker
  4. Matt Damon – The Informant
  5. Morgan Freeman – Invictus

Big Threats: Daniel Day-Lewis (Nine), Viggo Mortensen (The Road), Michael Stuhlbarg (A Serious Man)

Possible: Michael Sheen (The Damned United), Johnny Depp (Public Enemies), Clive Owen (The Boy is Back), Sharlto Copley (District 9)

Thought: Setelah kemenangannya sebagai Best Actor di Venice Film Festival bulan lalu, tidak bisa dipungkiri aktor yang biasanya bermain romcom ini menjadi perbincangan hangat. Colin Firth dipuji dengan begitu kompak oleh kritikus dan langsung diprediksi sebagai kandidat kuat peraih nominasi bahkan pemenang. Sekedar informasi, Mickey Rourke tahun lalu juga menang Best Actor di Venice Film Festival. Colin Firth sudah terlampau lama tidak diakui AMPAS dan inilah waktunya untuk mengakui Firth sebagai aktor yang berbakat. Pesaing ketatnya adalah George Clooney si bintang yang nampaknya meraih simpati besar di Hollywood sana dan diprediksi sebagai The next Clint Eastwood dengan kepiawaiannya sebagai aktor, produser, dan sutradara. Halangan akan menjadi semakin kencang jika Morgan Freeman mendapat sambutan hangat. AMPAS loves Freeman.

Best Actress:

AnEducation

  1. Carey Mulligan – An Education (*)
  2. Gabourey Sidibe – Precious
  3. Marion Cottilard – Nine
  4. Meryl Streep – Julie & Julia (*)
  5. Helen Mirren (The Last Station)

Big Threats: Saorsie Ronan (The Lovely Bones), Hilary Swank (Amelia), Michelle Monaughan (Truck), Annete Bening (Mother and Child)

Possible: Vera Farmiga (Up in the Air), Penelope Cruz (Broken Embraces)

Thought: Sampai saat ini hanya ada dua nama yang bersaing ketat yaitu Carey Mulligan dan Meryl Streep. Streep mendapat status overdue dan bisa saja meraih tropi ketiganya tahun ini. Permasalahannya adalah Best Actress dari film komedi? Hm… cek Best Actress yang menang dari film komedi, dan tak ada satupun yang menang dekade ini. Tapi mungkin saja Streep bisa memecahkan rekor tahun ini, selain rekor nominasinya yang sulit ditandingi. Namun tetap, Carey Mulligan adalah favorit saya, meski mendapat nominasi saja cukup dan sudah mampu merubah karirnya. Mengingat mitos “menang muda tidak baik bagi karir Anda”. Lihat bagaimana yang terjadi dengan Tatum O’Neal atau Anna Paquin. Tetapi kalau bisa seperti Audrey Hepburn, kenapa tidak?

Best Supporting Actor:

christopherwaltz1

  1. Alfred Molina – An Education
  2. Christian McKay – Me and Orson Welles
  3. Christoper Plummer – The Last Station
  4. Christopher Waltz – Inglourious Basterds (*)
  5. Stanley Tucci – The Lovely Bones (*)

Big Threat: Matt Damon (Invictus)

Possible: Tobey Maguire (Brothers)

Thought: Daftar untuk kategori ini memang kurang begitu gencar memunculkan nama-nama kuat, selain Christoper Waltz sampai saat ini. Namun sayangnya meski begitu kans Christopher Waltz juga harus didukung oleh penerimaan filmnya yang baik juga di mata AMPAS. Karena dia juga harus menghadapi rintangan sebagai aktor yang tidak dikenal dan statusnya sebagai aktor non-Hollywood bisa saja menjadi ancaman. Stanley Tucci nampaknya akan mendapat simpati tahun ini, apalagi dengan perannya di Julie & Julia yang juga disambut hangat. Saya lebih condong ke perannya di The Lovely Bones, karena selain perannya lebih meaty, dia juga harus memainkan peran yang di versi bukunya punya karakter yang emosinya kompleks.

Best Supporting Actress

monique

  1. Anna Kendrick – Up in the Air
  2. Judy Dench – Nine
  3. Julian Moore – A Single Man
  4. Monique – Precious (*)
  5. Penelope Cruz – Nine

Big Threat: Melanie Laurent (Inglourious Basterds)

Possible: Susan Sarandon or Rachel Weisz (both from The Lovely Bones)

Thought: Kandidat paling kuat adalah Monique. Dengan buzz yang sudah langsung berhembus dari awal tahun lalu dan semakin kecangnya sekarang, memang sulit untuk melupakan namanya. Apalagi filmnya yang semakin mantap dipromosikan di tangan Oprah. Lengkap sudah. Jangan heran kalau nanti dialah yang membawa pulang tropi Oscar. Apalagi dengan statusnya yang sebagai komedian dan sekarang bermain dengan peran berbeda, klop sudah. Favorit saya adalah Julian Moore. Sampai saat ini hanya dialah yang membayangi Monique di kategori ini. Terlebih lagi dengan status overdue-nya bisa saja mengulang kasus yang sama seperti Kate Winslet tahun kemarin. Permasalahannya adalah kemunculannya di A Single Man yang sebagai cameo dengan kemunculan yang tidak begitu lama, bisa saja menjadi penghambat kans-nya. Tetapi kalau Viola Davis saja bisa masuk nominasi dengan kemunculannya yang hanya 10 menit, dan Judy Dench menang lewat penampilannya yang kurang dari 10 menit, nampaknya untuk masuk nominasi bukan perkara susah bagi nama yang Oscar-friendly seperti Julian Moore.

Best Original Screenplay:

the-hurt-locker

  1. (500) Days of Summer
  2. A Serious Man
  3. Bright Star
  4. The Hurt Locker (*)
  5. Up

Big Threats: Inglourious Basterds, District 9

Thought: Semoga saja precursor nanti banyak yang memasukkan The Hurt Locker untuk masuk nominasi ajang penghargaannya, sehingga Oscar yang biasanya memihak precursor akan mengakui The Hurt Locker meski jarak edarnya yang jauh. Kategori ini akan dengan mudah dimenangkannya.

Best Adapted Screenplay:

precious1

  1. A Single Man
  2. An Education
  3. Precious (*)
  4. The Lovely Bones
  5. Up in the Air (*)

Big Threats: The Road, Nine

Thought: Ini kategori yang saingannya ketat sekali. Biasanya yang menang kategori ini kemungkinan menang film terbaik. Precious dalam pandangan saya merupakan satu-satunya yang memiliki status “locked” sebagai nominasi dikategori ini.

Best Director:

reitman

  1. Jason Reitman – Up in the Air (*)
  2. Katryn Bigelow – The Hurt Locker
  3. Lee Daniels – Precious
  4. Peter Jackson – The Lovely Bones
  5. Rob Marshall – Nine

Big Threats: Coen Brothers (A Serious Man), Jane Campion (Bright Star), Clint Eastwood (Invictus)

Possible: Lone Scheirferg (An Education), Tom Ford (A Single Man)

Thought: Hati kecil berkata Jason Reitman akan mempunyai peluang besar pasca Juno dengan film yang dianggap lebih bagus dari Juno tahun ini. Namun kalau benar ini tahunnya perempuan, maka layak sekali memberikannya pada Katryn Bigelow dengan penyutradarannya yang luar biasa. Clint Eastwood? Please, jangan namanya lagi dong, bosen.

Best Picture:

up in the air1

  1. A Serious Man
  2. A Single Man
  3. An Education
  4. Invictus
  5. Nine
  6. Precious
  7. The Hurt Locker
  8. The Lovely Bones
  9. Up
  10. Up in the Air (*)

Big Threats: Bright Star, The Last Station, Inglourious Basterds

Possible: District 9, The Road, Where The Wild Things Are

Thought: Sejauh ini di mata saya Up in the Air punya peluang untuk menjadi yang terbaik. Di samping Precious yang juga menjadi front-runner, hanya saja subject matter-nya terkadang masih patut menjadi penghalang. Favorit saya adalah The Lovely Bones. Entah mengapa punya harapan yang begitu besar dengan film ini. Ancaman terbesar datang dari Invictus. Sebenarnya untuk melihat siapakah yang akan menjadi Best Picture nanti bisa kita lihat acuannya lewat siapa saja yang masuk nominasi sutradara terbaik. Lihat lima nominasi sutradara terbaik, dan pertimbangkan pemenangnya lewat lima film yang disutradari oleh sutradara tersebut. Pemenang Best Picture akan berkisar pada lima film yang mendapat nominasi sutradara terbaik. Meski kemungkinan pemenang Best Picture tanpa nominasi Best Director bisa saja terjadi, namun dengan slot sepuluh nampaknya kemungkinan terjadi kecil. Kecuali slot filmnya masih lima, kasus seperti Driving Miss Daisy bisa saja terulang. Menang film terbaik tanpa masuk nominasi sutradara terbaik. Aneh memang. Bagaimana mungkin menang film terbaik tanpa nominasi sutradara sekalipun. Secara teknis hal seperti itu terlihat tidak masuk akal. Kecuali ada hal-hal luar yang mempengaruhi, contohnya hal politis.

Best Animated Feature

up

  1. Coraline
  2. Ponyo
  3. Up (*)

Big Threats: The Princess and Frog, The Fantastic Mr. Fox

Possible: Cloudy With Chance of Meatballs

Thought: Up sudah ada dibayangan saya untuk menjadi pemenang. Ponyo dan Coraline adalah kuda hitam yang nampaknya akan membayangi Up. Sempat berhembus kalau kemungkinan tahun ini daftar nominasi akan melebar jadi 5, namun beberapa hari kemudian dikabarkan kalau Evangalion 1.0 tidak masuk kualifikasi karena dirilis dua tahun lalu di Jepang. Kalau misalnya benar menjadi 5, dua big threat tersebut kemungkinan masuk.

Best Foreign Language Film

a prophet

  1. A Prophet (France) (*)
  2. Ajami (Israel)
  3. I Killed My Mother (Canada)
  4. The Dancer and the Thief (Spain)
  5. The White Ribbon (Germany)

Big Threat: Samson and Delilah (Australia)

Thought: Ini kategori yang perlu meraba-raba dulu karena sebagian besar filmnya belum dikenal. Hanya enam film di atas yang dari pengamatan saya baru mendapatkan respon positif dari kritikus.The White Ribbon nampaknya punya peluang yang kurang dibanding dengan A Prophet mengingat tema yang diangkat serta penceritaan Michael Haneke yang cenderung mainstream “biasanya” sulit untuk diterima pihak AMPAS. A Prophet nampaknya akan punya kans yang besar untuk masuk nominasi. Apalagi Perancis memang langganan nominasi. Kategori ini memang sulit ditebak, kecuali sebuah film bisa mendapat atensi publik yang luas semisal, Crouching Tiger, Hidden Dragon atau All About My Mother. Tapi itu pun belum bisa jadi jaminan. Siapa yang menyangka Departures menjadi pemenang ketika semua orang menyangka The Class atau Waltz With Bashir yang menang? Dan ingat kasus kekalahan Pan’s Labirynth yang mengejutkan? Kita lihat perkembangnya lagi nanti.

Sampai di sini dulu prediksi untuk bulan Oktober ini. Tunggu perubahannya bulan depan lagi, karena Up in the Air, Precious, The Men Who Stare at Goats, Broken Embraces, The Road, dan Precious akan dirilis bulan depan dan akan siap-siap disembelih oleh para kritikus. Happy predicting, guys!

Advertisements

6 thoughts on “Oscar Predictions (October)

  1. keren udagh bikin prediksi sendiri wowwwwwwwwwwwwwwww………………..saluttt

    ya saya sangat pengen nonton serious man,,and penasaran ama aktingnya colin firth di single man
    trus drama musikal nine
    aghhhhhhh pengen nonton…dmana bisa kucari dvdnya???hahahhahaha

  2. wah hebat jg nih prediksi nya haahaha kayaknya ngejagoin the lovely bones ya mas? kalo saya entah kenapa ngeliat trailernya, jadi pesimis sama filmnya, tapi belom tau jg sih, kita liat nanti aja hehe overall, nice predictions!

  3. @andy: dvdnya belum ada. Kan belum rilis.

    @fariz: yup saya jagoin The Lovely Bones. Bener bgt, saya emang skeptis juga sm film ini, apalagi dg temanya yg fairytale, biasanya sulit untk diterima. Hanya karena kecintaan dan keyakinan saya sama Peter Jackson yg bikin optimis. Yah contohnya District 9, meski cm jd produser tp buktinya dia bkin kejutan jg. Speaking District 9, filmya bgus bgt ya, kalo misalnya ampas menimbg aspek populis, nampaknya district 9 ato inglorious basterds bs nyelip, dan lebih punya kans drpd Star Trek.

  4. kalo diliat dari semua trailer mungkin, yang paling mungkin menang *menurut saya sih* A Single Man, walaupun agak terlalu over-segmented. Dan saya dukung District 9 banget supaya masuk Best Picture! hahahaha

  5. kalo a single man menang berarti emank tema2 homoseksual maseh laris ya di oscar
    tapi penasaran ama film ni katanya sutradaranya itu desainer benarkah?????dan ceritanya juga unik hahahhahahahahah
    penasaran dagh
    lovely bones juga ..????????

  6. @fariz yup. Kalo itung2an trailer, a single man memang kelihatan ada di atas yg lain. Trailer simple, musik misterius, dan tanpa dialog, sudah tercium sebagai best picture material. masalahnya adalah segmennya td yg memang masih sulit diterima seluruhnya oleh ampas. Apalagi katanya ada adegan homoeroticnya yg bisa dipastikan akan dicemooh anggota ampas yg konservatif (tua). Makanya byk yg belum berani menjagokan film ini. Termasuk saya yg nampaknya harus mendepak a single man dr prediksi bulan ini dg berbgai alasannya menyusul nanti.

    @andy: saya gak yakin a single man akan menang, disamping alasan diatas td, ada aspek2 lain juga yg menyebabkan a single man krg dibanding, misalnya Milk. Kalo Milk lebih punya buzz secara keseluruhan dr sutradara, aktor, dsb, sedangkan a single man bru muncul blakangan setelah venice dan hanya Colin Firth yg terdengar buzz-nya. Dan itupun belum cukup membuat Milk lepas landas sebagai juara. Atau bahkan film se-great Brokeback Mountain pun belum mampu menang.

    Yup sutradaranya memang desainer dan ini hebatnya debut penyutradaraanya lho. Filmnya unik mungkin karena (kalo tidak salah) bercerita ttg sehari kehidupan Colin Firth setelah dia (spoiler) ditinggal mati oleh pacarnya. Jadi setting filmnya cuma satu hari. Kalo gak salah ya. Hehe.

    Tp ini cuma prediksi. Siapa tahu setelah Harvey Weiensten membeli film ini dg trik campaingnya film ini bs tampil mengejutkan. Hahaha. Siapa gk kenal Harvey, berkacalah pada kasus The Reader tahun lalu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s