Avatar: Evolution, Revolution, (or just) Pollution?

editavatar10

Well, bagaimana pendapat kamu tentang teaser trailer Avatar yang sudah ditunggu-tunggu ini? Sebelumnya film ini sempat membuat situs resmi film ini sampai tidak dapat beroperasi karena penggunjung yang melonjak akibat membludaknya orang yang ingin mendaftar agar mendapat tiket gratis menonton 16 menit screeningnya. Ketika trailernya akan muncul saya sampai stand by di depan komputer (ridiculous, huh?) untuk menunggu kira-kira sudah muncul belum trailernya, karena kebetulan sebuah situs memasang countdown kapan trailernya muncul. So ketika trailernya resmi dirilis, gila kekacauan terjadi lagi, situs Apple yang resmi merilis trailernya ternyata kacau juga karena traffic yang jelas membludak di seluruh penjuru dunia sampai situs Apple tidak bisa dijamah. Target promosi yang jitu bukan? Dan setelah menontonnya, hoho, serempak menggema ejekan dari trailernya yang jauh dari omong besar James Cameron. Mana photorealistic yang dia gembar-gemborkan? Kok Na’vi tetap mirip karakter videogame semata? Begitulah ejekan yang muncul dengan serempak.

Avatar121

Saya ketika muncul trailernya langsung komentar, this trailer just blown me away. Oke, mungkin karena saya memang dari awal tidak terlalu histeris dengan proyek ini jadi ketika melihat trailernya sih gak berharap akan terkena sindrom oh-my-god-this-gonna-be-spectaculer. Tetapi setelah tahu bahwa Avatar visualisasinya seperti itu, layaknya karakter imajinatif Hayao Miyazaki yang aneh-aneh, itulah yang saya kagumi dan apresiasi. Tak terlalu peduli dengan yang namanya teknologi. Tak peduli dengan konsep phorealistic yang dianggap gagal. Lagian itu kan baru teaser bukan filmnya. Bagaimanapun juga bagi saya teknologi tetap menjadi nomer dua. Apa kamu menonton film ke bioskop untuk sekedar teknologi? Tentu saja tidak. Tapi cerita. Ceritalah yang membuat Titanic menjadi film sepanjang masa meski skenarionya terkenal buruk, dan teknologi yang ditampilkan menambah aspek kagum kita. Dan kalau teknologi yang menjadi porsi utama, kamu akan disuguhi sutradara paling lebay sepanjang masa yaitu Michael Bay. Yang sudah menonton Pearl Harbor atau yang terbaru Transformers: Revenge of the Fallen pasti bisa mengerti mengapa saya mengatakan begitu. No offense for the fans, anyway.

editAvatar.flv_000074032

Jadi saya cukup terkesima dengan Avatar tidak seperti fanboy lainnya yang mencaci maki. Saya jadi penasaran dengan bagaimana ceritanya akan dikemas. Meski James Cameron lemah kalau soal skenario, contohnya tadi skenario Titanic yang terdengar lucu, pantas saja tidak masuk nominasi Oscar, tetapi biasanya dia punya jalan cerita yang pop dan mudah dicerna serta tidak perlu rumit. Mudah-mudahan Avatar punya jalan cerita yang menarik.

Ini dia premis ceritanya:

Alkisah Jake Sully (Sam Worthington) adalah seorang mantan angkatan laut yang sudah tidak mampu berjalan lagi akibat perang yang dia lakukan di bumi. Sully akhirnya berpartisipasi dalam proyek Avatar yang diduga memungkinkan dirinya untuk dapat berjalan kembali. Mereka akhirnya mendarat di sebuah planet indah bernama Pandora (namanya lucu) yang dihuni oleh makhluk alien bernama Na’vi, makhluk biru yang kalau berdiri tingginya sampai 3 meter (ya oloh!). Karena manusia tidak bisa bernafas bebas di Pandora, manusia berkreasi dengan membuat makhluk Avatar yaitu gabungan dari Na’vi dan manusia dimana tubuh Na’vi dihubungkan dengan otak manusia, sehingga Sully mampu mengontrol tubuh Na’vi yang kini dia miliki. Maka berkelanalah dia di Pandora sebagai penyelusup sampai pada akhirnya dia bertemu Na’vi wanita bernama Neytiri (Zoe Zaldana) dan akhirnya jatuh cinta. Pada akhirnya Sully terjebak dalam kondisi bahwa dia semakin dekat dengan kelompok Na’vi namun di sisi lain dia juga menjadi “alat” manusia. Konfliknya akan jatuh pada pihak mana yang akan dibela oleh Sully.

Menarik? Hm… bagaimana ya, lumayanlah. Ceritanya sih cenderung klise yang mengeksplorasi ketamakan manusia terhadap alam semesta. Tapi nampaknya dalam ramalan saya, dengan teknologi yang yahud, film ini akan cukup memuaskan sebagai aspek hiburan. Saya suka karena Cameron menampilkan tokoh-tokoh yang imajinatif serta nama-nama tokohnya cukup membumi bagi saya. Zoe Zaldana akan sepenuhnya muncul sebagai Neytiri dalam bentuk Na’vi karena ini memakai teknologi computer-generated character. Zoe Zaldana berakting, tetapi kemudian dia diubah menjadi bentuk Neytiri. Seperti misalnya King Kong-nya Peter Jackson, Goullum-nya Peter Jackson juga, serta si gurita Day Jones di Pirate of Carribean. Kalau jeli, aspek ekspresif CG Avatar ini sangat nyata, liat ketika Neytiri menangis, benar-benar nyata. Anyway, sebelumnya saya lihat di Wikipedia dana film ini 350 juta dolar, eh besoknya sudah diganti jadi 237 juta dolar. Hm, ada apa ini?

Avatar131

Ngomong-ngomong tentang screening 16 menit itu, ternyata hampir semua orang yang keluar dari bioskop memakan kembali caciannya. Mereka serempak mengatakan bahwa Avatar ini terlihat nyata dan spektakuler di layar IMAX. Hmm…. Kalau ini yang namanya revolusi dan setiap bioskop di dunia harus menyediakan teknologi IMAX untuk film ini agar mendapat hasil paling spektakuler, ya elah ini namanya kebangetan dong. Terus yang di daerah saya tidak ada bioskop IMAX 3D-nya dapet yang biasa-biasa aja dong. Poor me. Semoga ucapan Bang Cameron yang mengatakan di bioskop biasa juga tetap bagus bisa terbukti.

So far, revolusi atau evolusi entahlah apa yang digembar-gemborkan oleh James Cameron nampaknya belum terasa. Tetapi Avatar ini sudah meninggalkan bekas mengesankan, yaitu polusi di dunia maya, banyak komentar, dan banyak fanboy yang tak hentinya juga bersuara lantang untuk film ini. Boleh jadi polusinya bakalan muncul sampai 18 Desember nanti ketika filmnya rilis yang kemungkinan masyarakat akan berebutan mencari kursi di bioskop untuk film ini, terlebih tidak ada film penting juga yang dirilis bertepatan dengan film ini (takut bersaing kali ya).

editAvatar11

Terus di Indonesia bagaimana? Nampaknya hanya segelintir tuh yang tahu film ini, kecuali rekan-rekan movie-holic lainnya. Malah banyak yang terkecoh lebih antusias karena mengira ini adalah film tentang kartun Avatar yang lebih akrab di telinga remaja kebanyakan. Dan nampaknya mereka masih adem ayem saja dengan proyek ini. Hihihi.

Bang  Cameron, ingat juga ceritanya ya, jangan teknologi melulu yang dihitung. Jangan sampai proyek ambisius 14 tahun ini jadi mentah hanya gara-gara ceritanya yang tidak diberi kredit lebih. Takut saya entar jadi lebay kayak Michael Bay, nah loh, namanya juga udah sama, Bay = Lebay, lol. So keep your fingers crossed for this Cameron’s new movie, guys. Kasian, proyek yang sudah dia susun selama 14 tahun kalau hasilnya gagal kan nggak lucu ya. Saya dukung deh Bang Cameron. Nggak apa-apa kok ngomong muluk-muluk, asal nanti ketika saya duduk di depan bioskop, saya bisa ternganga luar biasa. Lol.

NB: buat yang ingin mendapat “sedikit” sentuhan spektakuler dari trailer Avatar ini, coba tonton di resolusi HD paling tinggi, 1080p di Apple. Meski tak begitu nyata2 banget tp lumayanlah.

Advertisements

2 thoughts on “Avatar: Evolution, Revolution, (or just) Pollution?

  1. Premis ceritanya lumayan menjanjikan, persoalan identitas manusia kan persoalan besar. Avatar wujud dari pelarian akan krisis identitas (menurut teori sok tahuku hehehe…).
    Kayaknya bakal jadi greatest movie of the year deh. Tapi tetap mencoba bersikap tenang, biar nanti gak kecewa hehehe… (sok cool).
    Itu yang ikut preview di bayar kali, makanya mereka muji-muji (sirik…)
    Aku terkesan dengan tulisan ini, enak dibaca dan informatif.

  2. hahahaha…. makasi mas pujiannya.

    btw iya kayaknya yg ikut preview itu dibayar deh (*sirik karna gk dpt tiket*) hahahahaha….

    “Premis ceritanya lumayan menjanjikan, persoalan identitas manusia kan persoalan besar. Avatar wujud dari pelarian akan krisis identitas”

    Setuju! saya juga mulai ngerasa film ini harus wajib tonton! apalagi avatarnya yg unik. wah gak sabar nunggu desember nanti. semoga serentak di seluruh indonesia ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s