5 Things I hate about “Knowing”

(**)

Is it a good movie? No, it is NOT!

knowing

Knowing adalah sebuah film yang mencoba menawarkan ide menarik yang harus diakui memang menarik, tetapi tiba-tiba eksekusinya menjadi mentah dan hancur entah maksudnya apa. Sampai akhir cerita saya masih bertanya-tanya, apa ya yang jadi dasar si pembuat film mengambil kesimpulan seperti itu? Cerita yang digali hasilnya absurd.

Knowing bercerita tentang John Koestler seorang professor di MIT yang tertarik dengan deretan angka-angka misterius yang didapat dari anaknya yang aslinya di awal film itu adalah milik gadis cilik bernama Lucinda. Secara mengejutkan John akhirnya mengetahui rahasia di balik angka-angka tersebut yang mengarah pada kejadian yang tidak diduga, yaitu bencana yang telah terjadi dalam kurun waktu 50 tahun terakhir termasuk terror 9/11.

(*Spoiler Alert*)

1. Everything is too easy!

Sejak awal cerita, saya sudah agak berpikir dengan bagaimana John mampu memecahkan angka-angka tersebut. Nyatanya, cerita dirujuk bahwa John secara kebetulan tertarik dengan angka-angka itu lalu dengan semangat “saya tertarik dengan angka gak jelas ini” akhirnya berhasil menjelaskan apa dibalik semua itu. Kok mudah sekali?

2. U wanna give me “The X-files” series with all alien stuff or what?? Religion approach? Or both?

Mulai saya kembali mengernyitkan kening sewaktu seseorang yang misterius mendekati anak si John yang memang mampu mendengar bisikan-bisikan dari makhluk aneh itu. Sampai akhirnya pada ending cerita ternyata orang-orang aneh itu berubah menjadi sesuatu berwarna silver yang meyakinkan kita seperti alien dan tiba-tiba berubah lagi, terbang, dan berubah seperti peri lalu pergi meninggalkan bumi dengan dibawa oleh sebuah “pesawat” yang mirip fortress-nya Superman. OMG! Saya angkat tangan! Ini maksudnya apa, Mbak? Mau memasukkan unsur religi ke dalam unsur scientific lantas jadinya kok campur aduk gini?

3. All the chosen kids land in heaven or other planet???

Akhirnya di ending diperlihatkan bahwa dua anak yang terpilih tadi diturunkan di sebuah padang yang indah dan berlari menuju sebuah pohon. Ditampilkan juga pesawat lain yang juga menurunkan anak-anak terpilih lainnya. Padang yang indah ini maksudnya di surga atau planet lain? Kalau maksudnya surga mungkin saja, tapi ketika menilik dari kronologis cerita ini adalah planet lain. Lalu planet apa yang secara ilmiah bisa memiliki alam seindah itu selain bumi? Nonsense. Lalu kenapa saya berpikir itu surga, karena di samping teman-teman saya yang sudah nonton juga berpikir demikian, ini juga bisa jadi sebuah penegasan pada tokoh John yang di awal cerita digambarkan bahwa dia tidak percaya dengan yang namanya surga, dan secara implisit dia juga tidak percaya dengan Tuhan. Jadi ketika pada kesimpulan cerita, sosok John ingin dibawa pada sebuah pembukaan pikiran bahwa Tuhan itu ada.

knowing

4. Nicholas Cage, maaf, saya meragukan Oscar Anda!

Dari awal Nicholas Cage tampil kurang meyakinkan. Rasa ketakutan yang dia rasakan seolah tampil tidak sinkron dengan cerita yang ada. Saya heran kenapa dia harus sampai marah-marah pada polisi kalau dari awal dia sudah tahu dan percaya dengan ramalan itu tidak akan bisa dihentikan. Penggambaran karakternya juga tidak meyakinkan. Meski Knowing cukup sukses di pasaran, tapi bagi saya tetap saja bukan film kebangkitan bagi Mr. Cage setelah gagal total di Bangkok Dangerous. Saya jadi meragukan Oscar yang dia dapat. Meski saya tahu dia memang bermain bagus di Leaving Las Vegas.

5. Kalau bencana bisa dihentikan, kenapa harus nunggu 50 tahun lagi?

Nah, ini pertanyaan terbesar saya dengan inti film ini. Intinya adalah ada seorang gadis yang lima puluh tahun sebelumnya diberitahu oleh sebuah bisikan bahwa melalui kode-kode yang dia buat, bumi akan hancur dalam waktu lima puluh tahun. Namun, karena kode-kode itu masuk ke time capsule, jadi tidak bisa terpecahkan. Sekarang pertanyaannya, kalau memang makhluk yang membisiki Lucinda dulu itu ingin memberitahu manusia untuk menjaga diri, lalu kenapa tidak memberi tahu orang lain? Kenapa harus menunggu lima puluh tahun kemudian ketika semua bencana sudah terjadi? Dan kalau pun ramalan itu tidak bisa dihindari, nah untuk apa juga manusia harus tahu? Worthless kan!

One good point that I desperately need to say

Saya harus mengakui bahwa ada satu scene yang bikin saya shock yaitu ketika adegan pesawat jatuh yang sumpah bikin parno naik pesawat. Cukup membuat saya bergidik. Meski visual efek yang ditampilkan tidak bersih, terutama kobaran apinya, adegan jatuhnya bikin ngeri.

Final Thought

Meski mungkin yang menyukai film ini akan bersikukuh bahwa sebuah fiksi-ilmiah tidak harus masuk akal, dan dengan alasan klise akan berkata “Ah, sok kritis, namanya juga film!” Tapi bagi saya, sebuah film, bagaimanapun juga pasti menampilkan kehidupan. Jadi ketika saya menonton fiksi ilmiah, film bisa saja berada dalam opsi percaya atau tidak, mungkin atau tidak mungkin. Nah, fiksi-ilmiah bisa dianggap bagus ketika dasar kesimpulan cerita jelas maknanya secara filosofis dan sisi sains. Jika misalnya sebuah dunia yang dikreasi punya dasar jelas, misalnya makhluk itu berpegang pada konsep sains (alien) maka tidak perlu dicampuradukkan dengan konsep religi (malaikat), bagi saya itu malah menyilet logika. Atau kalau misalnya ingin mencampur dua hal itu, beri dasar yang jelas, (mungkin) alien adalah malaikat yang dikirim untuk menyelamatkan manusia dengan berbagai alasan yang jelas dan filosofi yang tidak mentah. Ini yang gagal disampaikan film ini. Bahkan, I, Robot besutan sutradara yang sama juga masih mampu menampilkan filosofi dalam dunia yang dibentuk.

Contoh lain, Minority Report, yang mengajak kita pada dunia yang teknologinya maju, tapi ketika bermain di wilayah pondasi ide, film ini kuat, bahkan mampu menghadirkan sisi filosofis yang banyak menjadi bahan diskusi bagi para kritikus.

Overall, kalau bagi saya Knowing masih jauh dari bagus. Andai saja kesimpulan yang diambil lebih jelas, mungkin film ini bisa berada pada penilaian yang berbeda.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s