5 Indonesian Movies That Mattered in 2008

“Even though surrounded by (*cough*) stereotype sex-comedy and (*cough*) old-fashion + predictable horror flicks, and they mostly hit big number moviegoers, but fortunately (*sigh*), we found (some) Indonesian movies that mattered and obviously worth seeing”


Sulit banget nyari film Indonesia yang worth seeing ya? Bosen gila sama film horor gak jelas yang bangkit dari kubur dan nongol gak jelas di bioskop. Masih ingat dengan pengalaman seorang teman yang niatnya ingin nonton salah satu film di salah satu bioskop di Bali, eh ternyata film yang dicari udah out. Nah, berhubung mereka udah capek-capek dateng, terpaksa deh cari alternatif, and you know what, mereka akhirnya nonton Pocong Vs Kuntilanak! Trus begini komennya setelah aku tanya pengalamannya nonton film itu,

“Waduhhhh…… (beneran lho temenku ngomong gini dengan ekspresi dongkol luar biasa), udah filmnya gak jelas, pemainnnya satupun gak ada yang aku kenal, terus pas si Kunti sama Pocongnya lagi battle itu, kok kerasa liat iklan sampo. Rambutnya si Kunti kayak mau bilang, “liat rambut gue, habis direbonding lho!” hahahaha… aku langsung ngakak luar biasa!

Hm… tinggalkan cerita lucu tadi. Dibalik ketidakjelasan beberapa film, at least ada lima film yang menjadi film terbaik bagiku tahun 2008 yang setidaknya menjawab skeptis tentang sineas kita. Hey, mereka keren-keren juga lho!

(mainkan drum-nya dengan keras!)

Here they are….

1. Under The Tree

under_the_tree_01

Mungkin bagi sebagian orang sulit untuk mendapat kesempatan menonton film ini. Lha wong, di Bali aja nongol cuma beberapa hari. Beruntung sekali dapat menonton film ini. This is an art movie. Jadi, harus kosentrasi kalo nonton film ini. Karena sebagian besar memakai bahasa Bali, joke-joke yang muncul lucu banget bagi orang Bali, tapi bagi yang tidak mengerti pasti susah untuk tertawa. Subject matter film ini pun amat berat, karena potongan cerita yang ditampilkan dibutuhkan interpretasi yang kuat sehingga mengerti apa yang ingin disampaikan film ini. Two thumbs way up buat Garin Nugroho! Heran, kok bisa dia menampilkan sisi Bali se-otentik itu serasa menonton kehidupan sehari-hari. Fyi, salah satu scene di film ini menampilkan Ayu Laksmi sedang siaran di salah satu radio. Nah, tempat dia siaran adalah tempat dimana aku pernah siaran di masa menjadi penyiar dulu. Hehehe… kangen siaran lagi euy…

2. Fiksi

fik

Wah, sampe standing applause nonton film ini (lebay dikit nih), ternyata sineas Indonesia keren abis! Bisa juga bikin film kelas festival kayak gini. Meski untuk ukuran international terasa biasa saja, tapi ukuran Indonesia, keren! Joko Anwar emang brilliant! Hampir semua film yang melibatkan namanya merupakan karya terbaik, seperti Kala, Janji Joni, Arisan!, ato yang terakhir Pintu Terlarang. Sebenernya film ini sempat nongol di posisi nomer satu yang terbaik bagiku, tapi kegeser sama Under The Tree akhirnya, hehehe.

3. Laskar Pelangi

laskar_pelangi_bocah2_belitung1

Film terbaik Indonesia tahun ini versi kebanyakan orang Indonesia. Filmnya keren, lucu, dan berhasil menampilkan sisi film seutuhnya, drama, musical, dan komedi terjalin dengan indah. Dengan strategi promosi yang jitu tak heran film ini menjadi film telaris sepanjang masa di Indonesia. Hanya saja film ini meski bisa bikin terharu di beberapa scene, tetap kurang bisa masuk ke hati nih. Entah mengapa.

4. 3 Doa 3 Cinta

3Doa3Cinta-21

Kenapa Dian Sastro gak masuk nominasi FFI tapi Pevita Pearce yang karakternya komikal malah masuk? Okelah Pevita emang lebih bagus dari Sandy Aulia, but over the convincing Dian Sastro in this movie? Totally a joke! Setidaknya karakter pedangdut yang sedikit penipu di film ini lebih memorable ketimbang Titi Kamal di Mendadak Dangdut. Film ini ketika menontonnya di bioskop, bayangkan yang nonton cuma 5 orang, langsung bikin berpikir kritis, duh kok film bagus kayak gini susah nyari penonton ya?

5. Claudia/Jasmine

CJ1

Romkom Indonesia yang gaya bertuturnya sedikit mengingatkan dengan Arisan!. Adegan awal film ini gila bikin ketawa ngakak. Sayangnya salah satu temen dengan teganya memberikan spoiler tentang keberadaan siapa Caludia atau Jasmine sebenernya yang agak merusak kenyamanan menonton. Coba kalau tidak tahu identitas mereka berdua sebelumnya, pasti akan lebih bisa “wow”. But overall, keren deh.

Honorable Mention

Love

film-love1

Sedikit memaksa untuk memasukkan film ini karena dengan pertimbangan pemainnya semua orang Indonesia, meski sutradaranya harus mengimpor dari negeri jiran. Favorite story di film ini adalah Acha Septriasa dan Fauzi Badilla. Cerita mereka menarik. Acting Acha juga tanpa dugaan bagus (mungkin gara2 ada couching clinic sebelumnya ya). Temenku yang benci dengan aktris ini sampe bilang, “Heran nih kok dia bisa main bagus?”

Well, sayangnya belum sempat nonton May (nyari dvdnya juga susah), kemudian Babi Buta yang Ingin Terbang (kayaknya bagus nih ampe dapet penghargaan di Singapura). Untuk tahun 2009 ini film indo terakhir yang ditonton adalah Kambing Jantan (film yang gak penting bgt!). sedangkan Pintu Terlarang nampaknya bakal masuk list untuk film terbaik tahun ini. Masih penasaran sama Garuda Di Dadaku, yang sampai postingan ini belum nongol di bioskop Bali. Penasaran juga dengan Merah Putih yang akan dirilis Agustus nanti. Meski produsernya dari luar negeri sono dan salah satu sineas special effectnya sempat masuk nominasi Oscar katanya lewat film Black Hawk Down. Tapi nampaknya menjanjikan!

But, dibalik semua film gak jelas Indonesia, horror dan komedi sex yang bakal jadi box office, ada juga beberapa film yang ironisnya (kecuali Laskar Pelangi) worth seeing, tapi cuma bertahan beberapa hari saja di layar lebar kita. Semoga tidak mematikan sineas-sineas kita yang masih memegang idealis-nya. Semoga saja.

Maju Terus Perfilman Indonesia!

Advertisements

5 thoughts on “5 Indonesian Movies That Mattered in 2008

  1. " xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:yt="http://gdata.youtube.com/schemas/2007" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"> says:

    Howdy, i read your blog from time to time and i own
    a similar one and i was just wondering if you
    get a lot of spam feedback? If so how do you reduce it,
    any plugin or anything you can advise? I get so much lately it’s driving me
    mad so any support is very much appreciated.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s