Winners of Cannes 2009

“Which one will crack the Oscar?”


white

Akhirnya Palm d’Or atau Palem Emas jatuh ke sineas Austria dengan film hitam putihnya yang bertemakan moralitas yaitu The White Ribbon. Film ini memang disambut koor positif oleh para kritikus, jadi tidak heran dijagokan sebagai yang terbaik, meskipun film juara keduanya atau peraih Grand Prix-nya, A Prophet juga sempat diyakini untuk meraih piala tertinggi. Namun, nampaknya Prancis gagal mengulanginya seperti yang dilakukan setahun lalu. Di kategori sutradara terbaik jatuh ke sineas Filipina, Brillante Mendoza, untuk filmnya Kinatay. Katanya nih, ketika menerima pialanya, Mendoza disambut dengan gemuruh booing dari beberapa orang, pasalnya agak mengejutkan karena filmnya sendiri tidak mendapatkan pujian dari kritikus. Mungkin karena materi film yang diambil sangat susah, tentang kekerasan dan sedikit nuansa porno, maka para jury memberikan dedikasinya pada Mendoza. Entahlah. Selain itu untuk Best Screenpaly jatuh ke Spring Fever yang juga di luar prediksi orang. Inglorious Basterds yang sebelumnya mendapat banyak review negative, terutama karena filmnya yang terlalu banyak dialog, ternyata menempatkan Christopher Waltz sebagai Best Actor. Mengingat dia yang paling menonjol dari jajaran actor yang mendapat pujian bagus, meski rolenya di sana sebenarnya sebagai supporting karena lead-nya jelas Brad Pitt.

Nah, yang menarik adalah kemenangan Charlotte Gainsbourg sebagai Best Actress. Memang persaingan di bagian ini lebih tough dibandingkan bagian actor, dan juga efek caci-maki yang diterima oleh Antichrist ternyata tidak bisa menghambat laju wanita ini untuk menjadi yang terbaik. Selama minggu festival ini, Antichrist memang menjadi film paling kontroversial, terlebih ketika sang sutradara, Lars Von Trier, dengan self-proclaimed-nya sebagai the best director in the world, dicap sebagai sutradara misogynist atau pembenci kaum wanita karena materi filmnya yang menjadikan wanita sebagai korban sekaligus evil yang patut dibenci dan dimusnahkan. Maka meruncinglah kritik mengenai film-film Tier sebelumnya, seperti “Dancer in the Dark” dan “Breaking The Waves” yang memang mengeksploitasi tokoh wanitanya. Hm…. Nampaknya Antichrist ini masih akan punya buzz tinggi di bulan-bulan ke depan terlebih setelah salah satu studio amerika bersedia mengedarkannya.

Ngomong-ngomong tentang kandidat Oscar, mungkin The White Ribbon bisa masuk Best Foreign Film, tapi untuk menang belum tentu, liat saja nasib The Class. Yang jelas, film-film seni sekelas festival ini memang patut ditonton, sayangnya langka sekali untuk dicari dvdnya.

Antichrist.mp4_000012680

Charlotte Gainsbourg in Antichrist

Yang terisisa dari Cannes 2009 untuk Oscar tahun depan:

–          Taking Woodstock dapet review negative, terlebih karena materi yang digambarkan terlalu ringan. Kayaknya bukan tahunnya Ang Lee nih. Dan rasanya mengurangi kesempatannya untuk di kancah Oscar nanti. Sayang sekali. Wah, kayaknya aku harus mencabut film ini jadi most anticipated lagi.

–          Tampaknya tidak ada kandidat film yang terlalu punya Oscar worthy kecuali Bright Star. Yang menarik, honestly I was predicting Bright Star to have recognition, but unfortunately shut out. Mungkin Bright Star lebih punya vibe Oscar, ketimbang film lain yang menang. Terlebih setelah dapet rave reviews, terutama bintang utamanya. Film ini kemungkinan banyak berbicara di Oscar, layaknya No country for Old Men yang shut out di Cannes tapi berbicara banyak di Oscar.

–          Selera Cannes memang jauh berbeda dibandingkan Oscar yang punya anggota tetap dibandingkan Cannes yang jurinya berbeda tiap tahun. Kadang yang dipuji-puji di Cannes belum tentu langsung jadi kandidat kuat. Lihat saja Changeling yang punya hype kuat di Cannes tahun lalu tapi ternyata hanya menyisakan nama Angelina Jolie dan nominasi kostum di Oscar. Sedangkan No Country For Old Men yang tidak disambut antusias di Cannes malah berpesta ria di Oscar. So, apakah masih ada kesempatan untuk Inglorious Basterds? Tentu saja!

–          Sekarang, mungkinkah Charlotte Gainsbourg punya kans jadi nominasi best actress Oscar? Bjork yang menang Cannes lewat Dancer in the Dark ternyata tidak masuk nominasi di tahunnya Julia Roberts menang. Sedangkan Emily Watson masuk nominasi saja lewat Breaking The Waves. Apa ini karena factor Lars Von Trier yang menyutradai dua film itu, dibenci oleh Hollywood, lantas menghadang kans aktrisnya lagi? Hm…. Kita liat saja nanti.

–         Antichrist sepertinya akan tetap menjadi kontroversi, dan kemungkinan dilirik banyak juri Oscar, atau malah mendapat julukan anti-award seperti di Cannes lagi. Terserah apa kata para kritikus, jujur, kalau film ini sudah ada dvdnya, aku pasti nonton!

–          Precious yang screening di Cannes adalah satu2nya yang sudah diprediksi merangsek Oscar. Buzz-nya untuk Best Supporting Actress dan Best Original Adapted Screenplay. Kita liat saja kiprahnya nanti.

Palme d’Or: “The White Ribbon”

Grand Prix: “A Prophet”

Best Actor: Christoph Waltz, “Inglourious Basterds”

Best Actress: Charlotte Gainsbourg, “Antichrist”

Best Director: Brillante Mendoza, “Kinatay”

Best Screenplay: Feng Mei, “Spring Fever”

Jury Prize: “Fish Tank” and “Thirst” (tie)

Special Jury Prize: Alain Resnais

Camera d’Or (Best Debut Feature): “Samson and Delilah”

Camera d’Or (Special Mention): “Ajami”

Palme d’Or (Best Short Film): “Arena”

Advertisements

4 thoughts on “Winners of Cannes 2009

  1. Film yang bakal masuk pertarungan Oscar menurutku Broken Embrace, mengingat Oscar sayang banget ma Pedro.
    Looking for Eric kayaknya bakal menyusul jejak Happy-Go-Lucky.
    Justru Inglorious Basterd yang kurang dilirik bisa mengikuti jejak No Country for Old Men yang membuat Tommy Lee Jones menang best actor di Cannes, sebelum menang besar di Oscar.
    Jangan harap deh Holly nglirik Lars Von Trier, lha wong Dancer in the Dark aja dicaci maki. Begitupun dengan Dogville. Film yang satu ini jadi tantangan buat Gilasinema, soalnya lama nangkring di rak. Baru liat berapa menit dah lemes hehehe…
    Hmm…jadi tidak sabar menunggu Oscar

  2. oh tommy lee jones menang best actor ya wktu itu….

    iya aku sih gak tau film2nya Lars Von Trier. gara2 caci maki itu aku jd penasaran. emg dogville itu kenapa mas? aneh ya..

    bright star itu kayaknya byk bicara di oscar, jane campion itu yg buat The Piano bukan? (sayngnya blum nonton film ini)

    Broken Embraces sih ktnya gak sebagus karya Pedro lainnya, All About My Mother misalnya, tp cinematografinya keren abis katanya. denger2 penelope aktingnya gak sebagus di volver, tp siapa tahu oscar kan juga cinta dia. bisa dapet double nominasi nih. best actress for broken embraces dan Suporting for Nine… wah.. wah..

  3. Dogville aneh banget. Settingnya diatas panggung dan berupa komunitas. Udah gitu durasinya 2 jam lebih. Coba deh cari.
    Cari juga Manderlay. Kalo yang ini belum liat. Cuman katanya ada kaitannya dengan Dogville.

    The Piano sinematografinya bagus banget. Pengen liat lagi, sayang yang mbajak bodoh banget. Sampe beli dua biji gak bisa diputar semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s