The Curious Case of Benjamin Button: Unik, tapi terlalu panjang!

Starring: Brad Pitt, Cate Blanchet, Tilda Swinton, Taraji P. Henson
Director: David Fincher

Ingin disegarkan dengan cerita fiktif yang unik, plus jalan cerita penuh dengan cinta, film teranyar Brad Pitt ini mungkin cocok untuk suguhan di bulan Februari ini. the-curious-case-of-benjamin-buttonSebuah film yang diangkat dari cerita pendek dengan judul yang sama, dan skenario yang ditulis oleh Eric Roth, sang penulis Forrest Gump yang piawai merangkai cerita dengan unsur-unsur fiktif. Kamu akan heran bagaimana isi otak Eric Roth ini menerjemahkan cerpen menjadi skenario film dengan durasi 166 menit, gila hampir 3 jam!

Berkisah tentang pria yang lahir terbalik, ketika bayi lahir tua, semakin tua, semakin muda, itu unsur unik film ini, yang kemudian dibuang oleh ayahnya dan dipungut oleh Queenie (Taraji P. Henson) yang membesarkannya dengan penuh kasih sayang. Dan cerita berlanjut dari perjalanan hidup Benjamin yang penuh dengan pengalaman luar biasa, berlayar hingga ke Rusia, bertemu dengan Elizabeth yang sudah bersuami, namun pada akhirnya ia kembali pada sahabat masa kecilnya Daisy (Cate Blanchet) yang ketika itu telah menjadi penari balet terkenal. Hingga mereka berdua hidup bersama dan Daisy hamil. Namun mengingat Benjamin sadar akan kondisi tubuhnya yang berjalan terbalik, ia akhirnya pergi karena merasa tak akan mampu berbuat selayaknya seorang bapak. Dan pada akhirnya Benjamin semakin tua tubuhnya semakin mengecil dan mati digendongaan Daisy.

Sepintas, cerita film ini mirip dengan Forrest Gump yang sama memiliki kisah pengalaman hidup yang luar biasa, maklumlah penulisnya juga sama, dan mungkin masih terpengaruh dengan gaya penuturan film Forrest Gump yang memang sukses mengantarkan Eric Roth meraih Oscar tahun itu. Namun sayangnya film yang panjang ini, agak membosankan di pertengahan cerita, apalagi kisah percintaannya dengan Daisy yang berjalan dengan lambat agak sedikit malas untuk disimak. Begitupun kisah cintanya dengan Elizabeth yang berjalan mulus-mulus saja meski Elizabeth sebenarnya sudah bersuami. Tidak seperti Forrest Gump yang lebih mempunyai ikatan emosional dan hubungan percintaan yang lebih menyentuh, film ini terkesan melempem-melempem saja. Terlepas dari itu semua, ini merupakan karya seni yang patut menjadi tayangan wajib tonton tahun ini. Dan berikanlah tepuk tangan salut pada hal-hal teknis film ini yang boleh dikatakan juaranya. Terutama make-up, gila, coba kamu liat ketika penggambaran Benjamin yang semakin tua, itu berarti wajahnya semakin muda, persis seperti umur Brad Pitt yang masih belasan tahun! Atau ketika brad berumur kanak-kanak, wajahnya tua dan keriput, persis seperti kakek-kakek renta. Brilliant! (4/5)

12 11

Sebenarnya dengan mengatongi 13 nominasi Oscar tahun ini, sebagai informasi hanya ada 7 film yang berhasil meraih nominasi di atas angka 12 hingga saat ini, sudah membuktikan kalau film ini layak tonton. Apalagi dengan penghasilan box office-nya yang sudah di atas 100 juta dolar, sudah menjadi bukti film ini cukup menarik perhatian, plus faktor Brad Pitt menjadi pertimbangan lain untuk datang ke bioskop.

Nah, sekarang bicara akting, Brad akhirnya meraih nominasi keduanya di Oscar dalam kategori Best Actor, setelah sebelumnya masuk nominasi Best Supporting Actor lewat 12 Monkeys. Bolehlah dikatakan akting Brad Pitt bagus, tapi jika dilihat dengan seksama, sebenarnya terbantu karena make-up yang menyempurnakan ekspresi wajahnya. Di awal-awal film aku terpukau luar biasa dengan aktingnya yang ekspresif dengan wajah yang kriput namun dengan gestur kanak-kanaknya. Namun semakin tua yang berarti wajahnya semakin muda, hilanglah atribut make-up-nya, akting Brad hilang nyawanya begitu saja. Bahkan terlihat biasa-biasa saja seperti aktingnya di film-film pop terdahulunya. Meskipun begitu, masuknya sebagai 5 besar nominasi, membuktikan Brad sebenarnya aktor yang berbakat (dan bukan jual tampang doang tentunya!), dan untungnya pihak academy (sebutan untuk member Oscar) mau berbaik hati memilihnya sebagai nominasi. Meski kansnya cukup sulit apalagi di bayang-bayangi Sean Penn dan Mickey Rourke, tapi bolehlah, kalau kamu fans Brad Pitt untuk berharap, maybe he’ll take the Oscar home. Dan yang mencuri perhatian adalah Taraji P. Henson yang berperan sebagai ibu tiri Benjamin, pas dan punya kans besar buat menang. Semoga saja film ini menang salah satunya di kategori ini, karena kemungkinan kategori besar akan dibawa pulang Slumdog Millionaire. Hehehe…

Well, kalau mau nonton, jangan lupa membawa makanan atau popcorn yang banyak ya, karena filmnya lumayan panjang, tuh. Selamat menonton!

untuk bayangan… liat dulu trailernya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s